|
Metro
Siswa SMPN 56 Diminta Daftar Di Sekolah Lain
Senin, 22 November 2004 | 12:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Terkait dengan rencana pemindahan siswa SMPN 56 Melawai, saat ini di gerbang sekolah tersebut telah tergantung papan pemberitahuan dari Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta. Intinya, berupa himbauan kepada orang tua untuk segera mendaftarkan anaknya ke SMPN 56 Jeruk Purut atau SMP lain di wilayah Jakarta. Beberapa orang siswa tercatat sudah memilih opsi pindah tersebut.
"Kami memfasilitasi pendaftaran siswa eks-SMP Negeri 56 Melawai," H. Lardi, Kepala Seksi Manajemen Sekolah Sub Dinas SMP pada Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) Provinsi DKI Jakarta, Senin (22/11). Menurut Lardi, sebanyak tiga orang tua siswa telah mendatangi pos pendaftaran yang dibuka di Dikdas di dalam gedung SMPN 56 Melawai sampai pukul 10.30 WIB tadi. Satu diantaranya sudah dipastikan pindah ke SMPN 29 Melawai. Sementara, masih menurutnya, dua orang tua siswa lainnya baru dalam tahap mengambil formulir.
"Saya tidak mau tahu urusannya. Yang penting keponakan bisa sekolah dan belajar lagi," ujar Yuli, seorang wali murid yang memastikan kepindahan keponakannya ke SMPN 29 Melawaim, yang lokasinya berdekatannya lokasinya dengan SMP 56. Menurut Yuli, tidak pungutan biaya menjadi dasar pertimbangannya. Namun, Yuli datangan sendirian tanpa disertai keponakannya tersebut. Alasannya, menurut Yuli, keponakannya tersebut masih berada di Kendal, Jawa Tengah, karena belum dapat tiket pulang.
Pengumunan yang tergantung di depan gerbang SMP 56 Melawai itu, merujuk surat Dikdas bernomor 2424/077.72 mengenai hal yang sama. Surat tertanggal 22 November itu bertandatangan Hj. Sylviana Murni, SH, MSi, selaku kepala Dinas Pendidikan Dasar Provinsi DKI Jakarta.
Para orang tua diberi tenggat waktu untuk mendaftarkan anaknya mulai hari ini sampai dengan 26 November nanti. Menurut Lardi lagi, pihak Pendidikan Dasar belum memiliki langkah lanjutan apabila nantinya tidak semua siswa mendaftar sampai tenggat waktu yang diberikan usai. "Kami belum punya data siswa lengkap, nanti kita selidiki dulu sebelum mengambil langkah lanjutan," katanya.
Rinaldi Dorasman-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|