Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Api Sabtu
Rabu, 17 November 2004 | 18:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Puncak arus balik penumpang kereta api diperkirakan akan terjadi pada Sabtu (H+5). Para penumpang ini akan menyebar di seluruh stasiun kereta api di Jakarta.

Meskipun demikian, Untung Mulyo dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengatakan, KAI belum bisa memastikan jumlah penumpang arus balik tersebut, terutama pada H+5.

Sementara itu, jumlah penumpang arus balik dengan kereta api sampai siang tadi mulai menunjukkan peningkatan dibanding sehari sebelumnya. Peningkatan terjadi di sebagian besar stasiun kereta api di Jember, Madiun, Yogyakarta, Purwokerto, Semarang, Cibinong, dan Bandung.

Peningkatan jumlah penumpang paling tinggi terjadi di Yogyakarta yang meningkat dari 7.513 orang pada Senin (15/11) menjadi 14.259 orang pada Selasa (16/11). Sementara di stasiun Madiun terjadi penurunan, yakni dari 38.043 orang pada Senin (15/11) menjadi 37.370 pada Selasa (16/11).

Sebaliknya, arus mudik dari Jakarta ke kota-kota lain di Jawa, sudah menurun dibanding hari sebelumnya.

Untung mengatakan, arus kereta api yang mudik maupun yang balik sampai saat ini masih lancar dan tidak ada kendala. "Sampai saat ini masih aman dan terkendali. Semua penumpang bisa terangkut,” kata Untung di Posko Angkutan Lebaran Terpadu di Departemen Perhubungan, Jakarta.

Sementara itu, frekuensi arus balik di stasiun Senen hingga hari ini (H+2) masih belum terlihat terjadi peningkatan yang signifikan. Hingga pukul 13.00 WIB jumlah penumpang arus balik baru mencapai 5.780 orang.

Wakil Kepala Stasiun Senen Alseff Zen Tarwarata memperkirakan, penumpang yang turun di stasiun Senen hanya 40 persen dari seluruh penumpang kereta api. Sedikitnya penumpang yang turun di stasiun Senen karena penumpang lebih banyak yang memilih turun di stasiun Jati Negara.

Dia juga memperkirakan, jumlah penumpang arus balik kereta api tahun ini akan meningkat. Ini bisa terjadi karena banyak penumpang yang beralih kendaraan pada saat kembali ke Jakarta. Para penumpang yang ketika mudik menggunakan bus-bus yang disediakan oleh perusahaan misalnya, rata-rata akan kembali menggunakan kereta api.

“Banyak perusahaan yang hanya menyiapkan kendaraan saat mudik tapi waktu kembali ke Jakarta tidak disediakan. Jadi para karyawan itu biasanya akan naik kereta,” kata Alseff.

Untuk mengantisipasi arus balik, KAI telah menyiapkan 17 kereta api reguler dan dua kereta api tambahan. 17 kereta api tersebut terdiri dari sembilan kereta api kelas bisnis dan delapan kereta api kelas ekonomi.

Dengan kereta-kereta tambahan ini, Alseff optimistis, seluruh penumpang dapat terangkut. “Saya pastikan semua dapat terangkut, tidak ada yang terlantar, karena sampai sekarang tidak ada satu kereta pun yang dibatalkan keberangkatannya,” katanya.

Kecelakaan kereta api
Pagi tadi sekitar pukul 11.00 WIB, sempat terjadi kecelakaan di daerah Lemah Abang. Satu gerbong dari tujuh rangkaian gerbong KRD di Lemah Abang terbakar. Namun, tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini.

“Posisi kereta yang terbakar itu di lintasan mau masuk stasiun Lemah Abang-Gedung Gede,” kata Untung Mulyo dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Akibat kecelakaan itu, beberapa kereta api tujuan Purwakarta menjadi terhambat, tapi akhirnya dapat teratasi.

Sampai saat ini KAI belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut dan masih terus dalam penyelidikan. Dugaan awal adalah karena penuhnya bahan bakar dan terbakar karena ada percikan api.

Nofi Triana Firman/Suryani Ika Sari - Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Padalarang Padat Merayap
Besok, Stasiun Balapan Operasikan Kereta Ekstra
Pelabuhan Boombaru Masih Lengang
Arus Balik di Stasiun Senen Masih Normal
Arus Balik di Stasiun Gambir Mencapai 177 Ribu Orang
Jumlah Korban di Jalan Tol Lebaran Ini Meningkat
Antisipasi Arus Balik, Damri Siapkan Delapan Bus
Ruas Tol Maracang Dioperasikan Khusus ke Jakarta
Stasiun Senen Masih Sepi
Pemudik Mulai Padati Stasiun KA Balapan Solo
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Lewat Jalur Alternatif
Laporan Khusus Mudik Lebaran 2004
Pasar Tumpah di Hari Pasaran Menjelang Lebaran
PP RI No. 8 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 1 Tahun 1998 Tentang Pemeriksaan Kecelakaan Kapal
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
> selengkapnya...

Website

Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD)
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia
Website Arus Mudik Polda Jawa Tengah
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data