Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Kecelakaan: Kami Ditabrak dari Belakang dan Samping
Rabu, 17 November 2004 | 17:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Agus Supianda, 38 tahun, salah seorang korban yang dirawat di RS UKI merasa dirugikan oleh aksi pemotongan jalan untuk pejabat.

”Kenapa harus diberhentikan jika ada pejabat lewat? Ini kan jalan umum dan kita boleh pakai bersama-sama,” kata Agus.

Menurut dia, sekarang sudah jaman reformasi sehingga tidak boleh lagi ada yang dilebihkan meskipun itu pejabat. “Meskipun pejabat yang lewat, jangan ada warga yang dirugikan,” lanjutnya.

Agus yang berprofesi sebagai supir angkot ini meminta pemerintah atau siapa pun, bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa dirinya. “Kalau SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) tahu, dia pasti lebih tahu harus bagaimana,” ujarnya. Ketika diwawancara, Agus masih terbaring di ruang perawatan darurat RS UKI Cawang.

Agus menceritakan, dirinya bersama keluarga berjumlah 12 orang mencarter mobil angkot untuk menikmati libur Idul Fitri di kebun binatang Ragunan. Rombongan berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB, masuk dari gerbang Sentul selatan tol Jagorawi.

Mobil angkot sewaan itu dikendarai oleh Ilyas, 27 tahun, melaju dengan kecepatan 80-100 km per jam. Tiba-tiba ada patroli jalan raya yang menyetop semua kendaraan yang mengarah masuk gerbang Cibubur tol Jagorawi. Mobil angkot memang bisa direm dan berhenti sekitar 50-an meter dari gerbang tol Cibubur, tetapi tiba-tiba kendaraan mereka ditabrak. “Polisi menyetop jalan, kami berhenti mendadak dan ditabrak dari belakang dan samping,” katanya.

Ketika berhenti itu, menurut Agus, sudah ada sekitar 2-3 mobil yang berhenti di depan kendaraan yang mereka tumpangi. Polisi jalan raya menghentikan lalu lintas dari arah Sentul.

Dalam keadaan setengah sadar, selang beberapa menit kemudian dia mendengar suara sirene iring-iringan rombongan kendaraan presiden lewat. Agus dan korban lainnya kemudian dievakuasi patroli dari PT Jasa Marga (persero) ke rumah sakit.

Agus Supriyanto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Kesehatan Jenguk Korban Kecelakaan Tol Cibubur
Sutiyoso Tak Berhak Kosongkan SMP 56
Juru Bicara Istana Bantah Iring-iringan Presiden Penyebab Tabrakan
Nama-nama Korban Tabrakan Belum Seluruh Terindentifikasi
Seorang Berseragam Polisi Diduga Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Cibubur
Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cibubur
Jumlah Korban di Jalan Tol Lebaran Ini Meningkat
Tabrakan Beruntun Tol Jakarta-Cikampek, Lima Orang Alami Luka Berat
Hari Pertama Lebaran Terjadi Dua Kecelakaan di Tol Jakarta-Tangerang
Tabrakan Beruntun di Ngawi, Satu Meninggal Dunia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data