Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

kecelakaan lalu lintas

Tabrakan Beruntun Tol Jakarta-Cikampek, Lima Orang Alami Luka Berat
Selasa, 16 November 2004 | 14:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tabrakan beruntun terjadi di jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 26.800 pagi tadi. Akibat tabrakan ini menyebabkan lima orang luka berat dan empat orang luka ringan. Seluruh korban, baik luka ringan dan berat, berasal dari rombongan yang menumpang mobil Carry.

Tabrakan beruntun ini melibatkan tiga kendaraan. Masing-masing bus PO Luragung dengan nomor polisi E 7687 yang dikemudikan Maman S., warga Desa Nanggela RT 7/RW 2 Kuningan, Jawa Barat. Mobil Suzuki Carry nomor polisi B1543 SP, dikemudikan Jupri warga Kali Baru Barat RT 2/1, Jakarta Utara. Kendaraan Mitsubishi Kuda nomor polisi B 8465 AN, dikemudikan Jelli Rambitan, warga Gading Elok V Bl 1/7, RT 1/9 Jakarta Utara.

Korban kecelakaan yang menderita luka berat dan luka ringan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Karya Medika Cibirung. Kelima korban luka berat adalah pengemudi Carry, Jupri (34 tahun), Pahriwan (28), Kati (40), Gatot ( 29), dan Rustami (6). Sedangkan korban yang mengalami luka ringan, antara lain Warmen (25), Abdul Gani (20), Tari (40), dan Bambang (33).

Peristiwa tabrakan beruntun tersebut sempat membuat arus lalu lintas menuju Jakarta mengalami kemacetan macet total selama sekitar setengah jam. Kemacetan kendaraan baru dapat diatasi setelah para petugas patroli tol PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek menyingkirkan bus yang sempat melintang di tengah jalan ke tepi.

Petugas polisi lalu lintas dari Polres Bekasi sampai saat ini masih menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun tersebut. Namun, berdasarkan keterangan yang diperoleh para saksi mata di tempat kejadian dan dari dugaan sementara polisi, penyebab utama kecelakaan itu karena sopir bus PO Luragung yang melaju kencang, tidak mampu menjaga jarak dengan kendaraan di depannya.

Dalam kecepatan tinggi, sampai di tempat kejadian perkara, moncong bus menyeruduk kendaraan Carry yang melaju dengan kecepatan sedang. Mobil Carry yang dikemudikan Jupri yang mengangkut rombongan keluarga langsung oleng seketika. Dalam kecelakaan itu, mobil Carry yang ditabrak bus menjadi korban paling serius, karena setelah oleng langsung terbalik ke bahu jalan dan posisi roda kendaraan menghadap ke langit.

Setelah menyodok mobil Carry, moncong bus PO Luragung yang dikemudikan Maman S. juga mencium mobil Mitsubishi Kuda. Kendaraan ini mengalami penyok di bagian belakang, namun tidak ada penumpang mobil Mitsubishi Kuda yang mengalami luka-luka.

Bus PO Loragung saat itu langsung berhenti dan mogok di jalan tol, sehingga sempat menyebabkan kemacetan sampai akhirnya dipinggirkan petugas patroli tol.

Siswanto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hari Pertama Lebaran Terjadi Dua Kecelakaan di Tol Jakarta-Tangerang
Tabrakan Beruntun di Ngawi, Satu Meninggal Dunia
Minibus Terbalik, Lima Pemudik Luka Berat
Tol Jagorawi Licin Rawan Kecelakaan
Hari Ini, Empat Kecelakaan Sepanjang Jalur Mudik
Kecelakaan di Indramayu, Satu Tewas
Tol Jakarta-Merak Kembali Telan Korban
Perlintasan KA Liar Segera Ditutup
Angkutan Desa Tabrakan, Dua Tewas
Bus Terguling, Enam Tewas
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data