|
Metro
Arus Mudik di Stasiun Senen Masih Membludak
Senin, 15 November 2004 | 13:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Arus mudik Lebaran di Stasun Senen masih tinggi. Sekitar 19 ribu calon penumpang tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, sejak Minggu (14/11) hingga hari ini (Senin 15/11), antre menunggu tiket di stasiun tersebut.
Menurut Kepala Stasiun Senen Soetarto, ini fenomena baru. Pada hari yang sama tahun lalu, arus mudik saat Lebaran langsung turun drastis. "Sekarang ini penumpang masih cukup tinggi. Hari ini (Senin) sekitar 10 ribu penumpang," katanya, Senin (15/11).
Soetarto menjelaskan, angka 10 ribu penumpang jauh lebih besar dibanding jumlah penumpang pada hari-hari biasa yang hanya sekitar 7.000 penumpang.
Suasana stasiun, antara lain masih tampak antrean calon penumpang yang hendak membeli tiket. Walau loket baru dibuka pukul 06.00, calon penumpang sudah berdatangan sejak subuh. "Pengalaman pulang sebelum Lebaran, selalu berdesakan," kata Mulyono, pemudik tujuan Semarang yang memilih pulang kampung dua hari setelah Lebaran.
Soetarto menambahkan, lantaran masih tingginya penumpang, tiga kereta tambahan masih dioperasikan. Kereta tambahan itu adalah Kereta Api Kertajaya jurusan Jakarta-Semarang, KA Sawunggalih Jakarta-Kutoharjo, dan KA Senja Utara jurusan Jakarta-Yogyakarta.
Dia memperkirakan, masih tingginya penumpang karena dua sebab. Pertama, masa liburan yang cukup panjang, sehingga pemudik tidak bersamaan mudik. Kedua, limpahan penumpang bus yang dikarenakan bus-bus belum kembali ke Jakarta. "Bisa jadi karena macet di perjalanan atau sopirnya berlebaran di kampung," katanya mengira-ira.
Pada puncak mudik Lebaran, Sabtu (13/11), jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Senen sekitar 26.872 penumpang. Sedang total penujualan tiket mencapai 132.462 lembar.
Ramidi-Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|