|
Tingkat Kriminalitas Di Stasiun Gambir Menurun
Sabtu, 13 November 2004 | 13:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tingkat kriminalitas di Stasiun Gambir di masa mudik lebaran tahun ini menurun dibanding Lebaran tahun lalu. Kepala Hubungan Masyarakat Perusahaan Kereta Api (KAI) Ahmad Sujadi, menjelaskan bahwa di stasiun Senen, Jakarta Kota, dan Jatinegara, terdapat sembilan kasus kecopetan selama masa mudik ini, sedang di Gambir jumlahnya kurang dari itu.
Menurunnya tingkat kriminalitas, kata Ahmad, karena sejumlah aparat keamanan selalu bersiaga di situ. Selama arus mudik ini, sebanyak 55 polisi khusus kereta api, 166 personil kepolisian siaga menjaga beberapa staisun kereta api. "Selain itu ada jasa keamanan kereta api dari Bandung yang siap dikerahkan sesuai kebutuhan," ujarnya.
Ia memaparkan keterlambatan kedatangan beberapa kereta api masih terjadi hari ini. Keterlambatan tersebut karena adanya perbaikan jembatan di Kedung Galar-Paron lintas Solo-Madiun. Saat ini, kata Ahmad, PT KAI sedang membangun jembatan darurat agar dapat segera dapat dilalui kereta. \"Dengan jembatan darurat ini, kereta dapat mencapai kecepatan 5 kilometer perjam,\" ujarnya.
Ia menyatakan harapannya proses perbaikan dapat segera selesai sehingga arus balik dapat berjalan lancar. Beberapa Kereta Api yang terlambat hari ini: Bima jurusan Surabaya-Jakarta terlambat lima jam, Argo Bromo Anggrek untuk tujuan yang sama terlambat tiga jam. Sedangkan Kerata Api Jayabaya dan Gajayana berturut-turut terlambat enam jam dan empat jam.
R.R Ariyani--Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|