|
Penumpang Terminal Pulo Gadung Mengalami Penurunan
Sabtu, 13 November 2004 | 11:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Jumlah penumpang dan bus mudik di terminal Pulo Gadung mulai mengalami penurunan. Kepala terminal Pulo Gadung Taridjamn mengatakan pada H-1, jumlah penumpang masih terlihat padat pada sehabis sahur Sabtu dini hari. ?Biasanya penumpang di terminal Pulo Gadung memang suka melakukan mudik sete;ah selesai sahur,?ungkap Tardjiman di kantornya, Sabtu (13/11) pagi.
Berdasarkan catatan di terminla Pulo Gadung sampai pada H-2 kemarin total bus berangkat sebanyak 500 buah dengan jumlah penumpang 25.914 penumpang. Untuk bus yang tiba di terminal Pulo Gadung sebnayak 398 buah dengan jumlah penumpang 5425 orang. Sedangkan di tahun 2003 untuk waktu yang sama jumlah bus berangkat sebanyak 534 buah dengan jumlah penumpang 28500 orang. Bus tiba 317 buah dengan jumlah penumpang 4845.
Tardjiman menambahkan saat ini terjadi peningkatan kualitas pelayanan. ? Jumlah kecelakan yang disebabkan oleh penumpang yang berebutan unyuk masuk ke dalam bus sampai ssaat ini jarang di temukan. Selain itu tindak kriminal dan praktek peecaloan sangat sedikit ditemukan, ?ungkapnya.
Penurunan penumpang juga diungkapkan petugas piket PO Safari Dharma Raya, Karsono, yang melayani rute Jakarta Bima dan Jakarta?Mataram. Menurutnya jumlah penumpang pada H?1 saat ini berkurang dibandingkan tahun 2003. ?Sekarang untuk masing-masing mobil baru terisi setengahnya, padahal tahun 2003 lalu bus sudah hampir penuh.Harga tiket yang ditawarkan oleh PO kami mengalami penurunan. Dahulu untuk jurusan Bima harga per tiket RP 325.000 sekarang hanya Rp 300.000. Untuk Jurusan Bima tahun lalu Rp 420.000, sekarang Rp 400.000,?ungkap Karsono.
Menurut Karsono salah satu sebab menurunnya jumlah penumpang tahun ini adalah harga pesawat yang hampir sama dengan harga tiket bus eksekutif untuoi angkutan jarak jauh. ?Harga tiket bis eksekutif dengan tiket pesawat sama, otomatis penumpang lebih memilih untuk naik pesawat,?ungkapnya.
Evy Flamboyan M?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|