|
Metro
Diperkirakan Penumpang Membludak H-2
Kamis, 11 November 2004 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta belum terjadi hari ini (H-3). "Kami perkirakan lonjakan penumpang terjadi besok," kata Agus Haryadi, Legal Officer PT Angkasa Pura II.
Jakarta - Lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta belum terjadi hari ini (H-3). "Kami perkirakan lonjakan penumpang terjadi besok,\" kata Agus Haryadi, Legal Officer PT Angkasa Pura II yang sedang bertugas di Posko Lebaran Cengkareng kepada Tempo, Kamis (11/11) malam.
Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi besok disebabkan dua hal. Pertama, instansi masih bekerja setengah hari besok. "Jadi besok (pegawai) baru berangkat mudik," ujar Agus. Kedua, karena angkutan udara tidak memerlukan waktu lama. Jadi, kata Agus, penumpang memilih berangkat berdekatan dengan hari H.
Namun, menurut Agus, dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang tahun ini mengalami kenaikan sebesar 8-10 persen. "Jumlah penumpang domestik yang berangkat hari ini menurut data hingga pukul 15.00 tercatat sebanyak 13.548 penumpang," kata Ruby Baskoro, Staf Bidang Umum PT Angkasa Pura II.
Posko Lebaran di Cengkareng memberikan pelayanan keamanan dan kesehatan dari Kepolisian Bandara dan Administratur Bandara. Sampai hari ini, kata Agus, keamanan masih terkendali dan belum terjadi satu tindak kriminal.
Surono, 34, dan Sumiyem, 33, penumpang tujuan Yogyakarta, juga mengatakan bandara aman. Surono, operator mesin bungkus di Pabrik mesin Sugus mengatakan bahwa ia dan istrinya baru pertama kali naik pesawat. Lebaran tahun ini mereka naik pesawat karena Sumiyem sedang mengandung anak keduanya. "Kalau naik bis makan waktu satu hari satu malam, bahaya buat kandungannya," kata Surono. Biasanya mereka mudik menggunakan bus. Surono membeli tiket melalui agen seharga Rp 499 ribu dengan pesawat Adam Air. Yogyakarta, tepatnya Bantul, adalah kampung halaman istrinya yang bekerja sebagai operator jahit pabrik sepatu Nike.
Tarif pesawat saat ini mengalami kenaikan. Tarif Garuda Airlines naik 10 persen. "Sedangkan tarif airlines lain yang biasanya lebih murah, saat lebaran ini kenaikannya malah lebih tinggi sekitar 40 persen," kata Agus.
Di Cengkareng tidak ada penambahan shuttle bus secara signifikan karena transportasi bandara sudah tercover oleh banyaknya mobil Kijang yang disediakan Koperasi Angkasa Pura.
Penumpang lain, Leo (46), hari ini mudik ke Ambon dengan tiket seharga Rp 1.002.000 yang dibeli Selasa (9/11). Dua bulan lalu harga tiket sekitar Rp 700 ribuan. Sedangkan dua minggu lalu sekitar Rp 900 ribuan. "Kalau melalui agen travel bisa mencapai Rp 1,2 juta hingga Rp 1,3 juta," ujarnya. Menurut Leo penumpang di bandara relatif sepi karena ekonomi sedang sulit.
Fanny Febiana-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|