|
Metro
Penjual Emas Kaki Lima Tewas Ditikam
Kamis, 11 November 2004 | 18:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Rotus Hutagaol, 50 tahun, penjual emas kaki lima, di Jalan Senen Raya Kecamatan Senin Jakarta Pusat tewas ditikam sekelompok orang tak dikenal, Kamis (11/11) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Sementara itu, uang senilai Rp 4,5 juta milik korban raib diduga dijarah para pelaku.
Dari nformasi di sekitar lokasi diketahui sebelum kejadian korban sempat berkumpul dengan sejumlah pedagang. Namun, sekitar pukul 01.00 WIB, teman korban satu-persatu pergi. Saat itulah, Rotus yang sedang sendirian didatangi tiga orang laki-laki yang tak dikenal menawarkan sejumlah emas. Korban yang tertarik dengan emas tersebut sempat menawar, namun saat korban akan mengeluarkan uang untuk membayar emas tersebut, para pelaku berusaha merebut uang di tangan korban sehingga terjadi pergulatan antara korban dan para pelaku. Karena kekuatan yang tidak seimbang, korban akhirnya dapat dilumpuhkan setelah dua tikaman belati yang bersarang di perut sebelah kiri.
Korban sempat berteriak minta tolong, sampai akhirnya sejumlah warga di sekitar lokasi berdatangan. Namun para pelaku berhasil kabur dengan membawa lari uang korban sebesar Rp 4,5 juta. Korban dalam kondisi kritis sempat dilarikan ke Rumah Sakit Gatot Subroto, namun nyawanya tak tertolong meninggal saat tiba di rumah sakit.
Namun versi kematian korban yang dituturkan Kepala Unit Reskrim Polsek Senin, Iptu Prasetyo, berbeda. Menurut dia, korban diserang saat sedang tidur. Namun korban sempat berteriak hingga pelaku yang sempat menjarah dompet miliknya sempat lari hingga petugas polisi menemukan jejaknya berupa sepasang sendal yang diduga milik para pelaku. Hingga saat ini, petugas masih menyelidiki penyebab kematian warga asal Medan tersebut.
Menurut dia, korban memang biasa tinggal dan tidur di lapak kios kaki lima tersebut. Saat ini jenasah korban oleh pihak keluarganya akan dibawa ke Medan untuk dimakamkan.
Ramidi-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|