|
Tangerang
Polisi dan Pengembang Amankan Rumah Kosong
Kamis, 11 November 2004 | 08:47 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:Sejumlah pengembang dan pengelola perumahan di Tangerang telah melakukan program pengamanan pada masa-masa musim mudik lebaran Idul Fitri tahun ini. Langkah pengamanan ini untuk memberikan pelayanan dan rasa aman bagi pemilik rumah yang pulang kampung. Pihak pengembang berjanji dan menjamin memberikan penjagaan penuh terhadap rumah penghuni yang kosong selama ditinggal mudik Lebaran. Untuk itu, para pengembang dan pengelola perumahan mengaku telah meningkatkan jumlah petugas keamanan, disamping memberdayakan pengamanan swakarsa.
Perumahan Bumi Serpong Damai, sebagai contoh, sejak jauh-jauh hari mengaku telah menambah jumlah petugas keamanan untuk menjaga lingkungan menjelang Lebaran tahun ini. "Pengamanan akan diprioritaskan kepada rumah kosong dan properti lainnya yang ditinggal mudik penghuninya," ujar Donny Rahajoe, Kepala Divisi Public Service Perumahan Bumi Serpong Damai.
Menurut Donny, selain petugas keamanan, sebagian penghuni juga memberdayakan warga yang tinggal di sekitar perumahan untuk menjaga rumah mereka selama ditinggal mudik. "Ini salah satu bentuk pengamanan swakarsa menjelang Lebaran," tambahnya.
Hal yang sama juga diungkapkan KSO Ambasador, pengembang perumahan Gading Serpong. Menurut Veronica Widjaja, Humas KSO Ambassador, selain meningkatkan jumlah petugas keamanan, beberapa hari menjelang Lebaran, perumahannya
juga akan dijaga oleh sejumlah personel TNI dan Polri. "Mereka akan ditempatkan di sejumlah lokasi di areal perumahan saat menjelang dan sesudah Lebaran. Warga diharapkan bisa mudik dengan tenang tanpa harus mencemaskan keamanan rumahnya," kata Veronica.
Sementara guna meningkatkan pengamanan lingkungan menjelang Lebaran, pengelola Perumahan Alam Sutera, Serpong, mengambil kebijakan khusus dengan tidak mengijinkan petugas kemanannya mengambil cuti. "Petugas keamanan tidak boleh mengambil cuti menjelang dan beberapa hari sesudah Lebaran. Mereka harus siaga penuh di posnya masing-masing," terang Emil, staf pengembang perumahan Alam Sutera.
Walau pengembang dan pengelola perumahan berjanji akan memberikan pengamanan penuh, namun mereka tetap menghimbau agar warga yang akan mudik terlebih dahulu melapor. "Sebelum mudik, warga wajib lapor agar diketahui rumah mana saja yang kosong. Nantinya, kami akan memberikan pelayanan keamanan khusus kepada rumah yang kosong tersebut," tegas Danang Kamalajati, humas perumahan Lippo Karawaci.
Sementara itu, Kepolisian Resort Kabupaten Tangerang mengerahkan 8000 personil untuk melakukan pengamanan Lebaran dan pasca lebaran tahun ini. Personil yang merupakan gabungan dari Polres, Polsek, Dinas perhubungan, Dinas Tramtib akan mengamankan Pemukiman atau perumahan, Jalur Mudik, Jalur sembako yang ada di titik-titik rawan.
Kapolres Kabupaten Tangerang AKBP Rusli Hendyaman mengatakan tingkat pengamanan ini akan berlaku sejak H-7 hingga H+7. "Selain itu kami juga akan mengamankan pemukiman atau rumah yang ditinggal mudik oleh penghuninya," kata Rusli kepada Tempo usai gelar pasukan di Lapangan pemerintah Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, 9/11.
Joniansyah-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|