Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Info Arus Mudik

Tol Jagorawi Sepi
Rabu, 10 November 2004 | 13:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jagorawi bukan termasuk jalur mudik yang padat jika dibandingkan dengan tol Cikampek. "Di Jagorawi lalu lintas rutin dan lebaran tak jauh beda," ujar Buldan Wildan, Kepala Sub Bagian Layanan Lalu Lintas Tol Jagorawi.

Di beberapa gerbang tol seperti gerbang Gunung Putri pada H1 dan H2 kadang hampir tidak ada lalu lintas. Menurut Ngadiyo, Kepala Sub Bagian Pengumpulan Data, kemacetan lalu lintas diperkirakan akan terjadi di gerbang Ciawi terutama pada hari H, karena banyaknya orang dari Jakarta yang ingin berlibur ke Puncak. "Kemacetan atau antrian panjang terjadi di Gandok arah Puncak dan Sukabumi," kata Ngadiyo.

Pihak Jasa Marga mengantisipasi kemacetan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengatur lalu lintas. Pengemudi yang akan pergi kearah Sukabumi dialihkan dari Ciawi ke arah Bogor dan Cileungsi atau Bandung lewat Jonggol menuju Cianjur. Sampai saat ini menurut Ngadiyo, antrian panjang malah terjadi pada pagi hari. Yaitu arus masuk ke Jakarta. Aktifitas rutin, seperti angkutan-angkutan truk industri, angkutan urban (angkutan pekerja) dan wisata terjadi setiap hari tetapi hari H lalu lintas kemungkinan malah sepi.

Ngadiyo memperkirakan kemacetan akan terjadi pada gardu menuju Taman Mini Indonesia Indah saat liburan selepas Ramadhan. Setiap malam minggu atau Minggu sore, biasanya di gardu tol jurusan Taman Mini Indonesia Indonesia bisa antri sepanjang 3 sampai 4 kilometer kedalam. "Tiga minggu ini sepi, karena tidak ada wisata. Taman Mini selama puasa sepi, arah Ciawi juga sepi," katanya.

Di tol gardu Ciawi pada H1 dan H2 baru kira-kira pukul 10.00-11.00 WIB kemungkinan juga akan padat, tetapi bukan angkutan mudik atau balik lebaran. "Lalu lintas jarak dekat untuk silahturahmi keluarga dan wisata sudah mulai muncul,"ujar Ngadiyo, 50 tahun.

Selama bulan Oktober, pengguna jalan tol turun 10 persen daripada September. Menurut Ngadiyo, diperkirakan karena di bulan puasa aktifitas wisata tidak ada atau kurang. "Imannya lagi kenceng," ucap Ngadiyo.

Agus Supriyanto

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Belum Ada Lonjakan Penumpang Kereta Api
Puncak Arus Mudik H-2
Gerbang Tol dari Arah Purwakarta dan Bandung Ditutup
Kedutaan Malaysia Gelar Sumbangan Jariah
Angkasa Pura Buka Posko 4 Jam
Hari Ini, Empat Kecelakaan Sepanjang Jalur Mudik
Kapolri Perintahkan Aparat Kawal Pemudik Bersepeda Motor
Jumlah Penumpang Kereta Api di Gambir Menurun
Jalur Jakarta - Cirebon Dialihkan
Titik Macet Pasar Tumpah Di Jawa Tengah
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Lewat Jalur Alternatif
Laporan Khusus Mudik Lebaran 2004
Pasar Tumpah di Hari Pasaran Menjelang Lebaran
> selengkapnya...

Website

PT Garuda Indonesia
Website Arus Mudik Polda Jawa Tengah
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data