Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Perampok Berkapak Kembali Beraksi
Selasa, 09 November 2004 | 20:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah sekian lama kejahatan bermodus kapak agak mereda, warga Kelapa Lilin, Kelapa Gading, Senin siang (18/4), dikejutkan dengan aksi perampok berkapak. Pelaku mengunakan sebuah kapak untuk mengancam korbannya.

Kejadian ini bermula pada saat Ho Tjiet Tjay hendak mentransfer hasil penjualan obat buah merah ke Bank Mandiri di kelapa Gading Mal, pukul 11.30 membawa uang sebanyak Rp. 4,5 juta di saku kanan celana cargonya, begitu sampai di bank ternyata dia lupa membawa catatan nomor rekening yang ditujunya.

Lelaki beralamat di Kelapa Lilin 6, blok NG 13, kemudian pulang kembali ke rumahnya dan bergegas kembali menuju bank dengan berjalan kaki. Begitu tiba di jalan samping mal, dia dicegat dua pria yang mengendarai sebuah motor bebek. "Dia langsung menodongkan kapaknya, dan bilang 'HP', belum sempat saya menjawab, dia merogoh saku saya dan mengambil uang tersebut," kata Jay, saat ditemui di rumahnya.

Kepada wartawan dia mengaku sangat kaget dan tidak merasa dibuntuti oleh seseorang. Namun dia mengira sudah diintai saat dia keluar bank dan melihat sakunya yang tebal. Ia mengatakan tidak melihat jelas kapak yang dipakai untuk menodongnya berwarna merah atau tidak. Namun, karena todongan itu, leher bagian kirinya sempat tergores.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading, Inspektur Dua Nugroho, membenarkan peristiwa tersebut. "Pelakunya dua orang yang belum diketahui, yang seorang duduk menunggu di motor, mengenakan helm cakil tanpa kaca. Seorang lainnya, menodongkan kapak pada korban," kata Nugroho.

Polisi, kata Nugroho, masih menyelidiki kasus ini apakah masih terkait dengan kelompok kapak merah atau tidak. Korban menurut Nugroho juga tidak sempat mencatat nomor kendaraan sepeda motor hitam bersetrip kuning tersebut. "Kami masih menyelidiki dia anggota kapak merah atau bukan, yang jelas korban shock sehingga tidak sempat mencatat nomor kendaraan pelaku," ujar Nugroho.

Dian Yuliastuti-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Budi Han, terdakwa kasus pengambilan gambar para model yang sedang berganti pakaian saat diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 28 Juli 2003. [TEMPO/ Agung Rahmadiansyah; K17A/240/2003; 20030828]. Polisi sedang memeriksa tempat produksi Oli ilegal/ oli palsu di daerah Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, 30 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010710].
Budi Han
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perampokan di Taksi, Pengusaha Harus Bertanggung Jawab
Diduga Memeras WN Jepang, Tiga Anggota Mabes Polri Ditahan
Telanjangi Adik Kelasnya, Tujuh Siswa Dikeluarkan
Tiga Tahanan Polres Jakarta Timur Kabur
690 Siswa Huni Sekolah Nyaris Ambruk
Bandar Ganja Gunung Putri Dibekuk
Polisi Ketahui Identitas Penembak di Depan Rumah Jampidsus
Sidang Penganiayaan Ratih Mulai Digelar
Polisi Tangkap Pemalsu Ratusan Rekening Pejabat
Polda Metro Jaya Gelar Sidang Disiplin
> selengkapnya...


Referensi

UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data