|
Metro
Banjir Busa Akibatkan Warga Sakit Kulit
Jum'at, 05 November 2004 | 17:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Banjir melanda wilayah Pekayon, Jakarta Timur. Namun banjir ini tak sekedar meluapnya air sungai, munculnya timbunan busa yang membuat warga resah. Warga mencurigai busa berasal dari limbah industri yang membahayakan kesehatan.
Banjir yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB semalam, Kamis (4/11) bukan banjir biasa. Hujan yang tidak begitu deras dari selepas buka puasa, sekitar pukul 18.30 WIB sampai pukul 20.00 WIB telah menenggelamkan rumah-rumah penduduk di RT 07 RW 09 dan 10 kelurahan Pekayon kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur.
Menurut keterangan Syamsul, warga RT 09, banjir busa seperti itu sudah pernah mereka alami sebelumnya. "Setiap saat sehabis hujan selalu muncul busa. Itu kira-kira sejak 1996 lalu," katanya, Jumat (5/11).
Masyarakat sekitar yang menjadi korban merasa terganggu oleh busa putih yang mirip busa deterjen setinggi hampir 2 meter, menenggelamkan rumah-rumah mereka. "Banyak yang gatal-gatal dan batuk dari busa yang menyebarkan aroma amis itu," katanya. Kondisi terakhir pada siang hari tadi sudah tidak ada lagi busa-busa yang dimaksud, barangkali imbas dari sinar matahari.
Kejadian ini memang tidak menimbulkan korban serius. Sejauh ini tidak ada warga yang sampai dibawa ke rumah sakit akibat limbah busa yang dibawa banjir tersebut. Namun, mereka yang tertimpa banjir tersebut merasa sangat dirugikan. Sejauh ini warga memang belum tahu pasti, dari mana asal limbah busa itu, sehingga sampai sekarang ini warga belum tahu kemana meminta pertanggungjawabannya. Namun, dugaan sementara busa berasal dari sisa limbah dari pabrik deterjen yang berlokasi di dekat perumahan warga.
Agus Supriyanto-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|