Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Depok

Ciri-ciri Penculik di Depok Sudah Diketahui Polisi
Kamis, 04 November 2004 | 20:30 WIB

TEMPO Interaktif, Depok:Polda Metro Jaya dan Polres Depok masih memburu lima orang kawasan penculik dua siswa SMP Cakra Buana. "Anggota-anggota kami masih di lapangan untuk memburu dan melacak mereka,"ujar juru bicara Polda Metro Jaya Kombes Pol Tjiptono, Kamis (4/11).

Menurut Kepala Reskrim Polres Depok Komisaris Roma Hutajulu, pengejaran dilakukan di wilayah Jakarta dan daerah sekitarnya. "Mereka sudah keluar Depok tapi masih ada di sekitar sini (Jakarta),"katanya. Polisi, saat ini masih menduga kawanan ini ada kaitannya dengan peristiwa penculikan yang terjadi tepat seminggu lalu di sebuah sekolah Kelapa Gading. Terlihat dari modus yang digunakan oleh para pelaku.

Dua siswa SMP kelas satu Cakra Buana Depok itu terjadi setelah dua anak tersebut berencana untuk pulang ke rumahnya. Kedua sahabat karib ini sempat ingin mengisi waktu luangnya di sebuah warnet di daerah Kepala Dua Depok. Menurut saksi mata, Mul, dia sempat mencurigai dua orang yang mengamati siswa SMP yang sedang keluar masuk warnet tersebut. Salah seorang dari mereka dengan menggunakan sepeda kumbang mendekati Mul dan mulai menanyakan mengunjung internet dan game station tersebut."Saya sudah curiga soalnya dia tanya-tanya anak yang sering main ke sini, orang kaya?," kata Mul.

Mul sempat melayani ngobrol laki-laki berambut gondrong lurus, sekitar 15 menit. Laki-laki itu mengobrol dengan Mul sambil makan roti. Sementara satu orang lagi yang berbadan tegap berdiri di seberang jalan sambil mengamati keduanya. Setelah habis memakan roti, laki-laki di seberang jalan itu memanggil temannya dengan kode, membengkokan jari telunjuknya berulang kali ke arahnya.

Kedua laki-laki itu kemudian berjalan menuju ke arah Universitas Gunadarma Kelapa Dua. Namun tidak sampai setengah jam, keduanya kembali melintasi orang itu dari seberang jalan. Saat itulah, ketiga siswa SMP Michael, Fajar, dan Jeri keluar dari warnet tersebut.

Mul mengaku melihat kedua orang itu menyeberang jalan dan mendekati ketiga anak anak. Namun Mul tidak mengetahi secara pasti kelima berjalan. Mul mengaku tidak mengetahui secara pasti kemana kedua lelaki itu membawa ketiga anak itu. "Akhirnya saya tahu di media massa, berita, ada penculikan," ujar laki-laki asal Semarang.

Polisi, menurut Roma Hutajulu, saat ini masih belum bisa menyatakan secara lebih detail tentang para pelaku penculikan kedua anak tersebut. Informasi baru didapatkan dari Jeri yang berhasil lolos dari penculik, karena mengaku ayahnya tidak bekerja. Hanya kediua temannya, Michael dan Fajar mengaku ayahnya bekerja sebagai pengusaha.

Menurut saksi mata lainnya, kelima laki-laki yang menculik Michael dan Fajar membawa mereka keluar dari warung makan dengan menggunakan angkot menuju ke arah Depok.

Yophiandi

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penculik Lepaskan Korban Setelah Dibayar Rp 15 Juta
Aduh! Penculikan Siswa Sekolah Elit Kembali Marak
Paranoidnya Polisi Cianjur
Penyandera Curigai Dua WNI Istri Tentara Amerika
Keluarga Sambut Gembira Pembebasan Istiqomah
Dua Warga Indonesia yang Disandera di Irak Sudah Dibebaskan
Deplu Temukan Identitas Dua Sandera di Irak, Palsu
Indonesia Ajak Libanon dan Ulama Qatar Sikapi Penyanderaan di Irak
Ngruki: Sebaiknya Ba'asyir Dibebaskan agar WNI yang Disandera Selamat
Deplu Konfirmasi Isu Pertukaran Tawanan di Irak dengan Baasyir
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data