|
Jakarta
TPJ: Prosentase Kebocoran Mencapai 48 Persen
Rabu, 03 November 2004 | 21:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan air minum PT Thames Pam Jaya mendeteksi tingkat kebocoran pada distribusi air mencapai 48 persen. Tingginya tingkat kebocoran itu, menurut Direktur Komunikasi dan Hubungan Ekternal TPJ, Rhamses Simanjutak diakibatkan tidak adanya investasi untuk rehabilitasi jaringan dan pekerjaan lain.
Selain itu, TPJ juga masih banyak menggunakan pipa lama. Dari 5.000 kilometer panjang jaringan pipa yang dimliki TPJ, sekitar 1.500 merupakan jaringan pipa lama warisan Belanda. Untuk tahun ini, TPJ tidak berniat membuka jaringan baru dan sambungan baru. "Hal ini disebabkan kondisi perekonomian yang belum membaik," kata Rhamses kepada wartawan, Rabu (3/11) .
Selain itu, untuk tahun ini TPJ juga belum memiliki target teknis dan pelayanan. Hal itu akibat belum dicapainya kesepakatan untuk penetapan target, karena masih ada perbedaan visi masing-masing pihak seperti PT PAM Jaya, Palyja dan TPJ.
Saat ini, menurut Rhamses, pihaknya masih mengunakan target tahun lalu. Namun diakuinya target lama tersebut tidak bisa lagi dipertahankan karena sebagian tak relevan lagi.
Karena belum dicapainya visi yang jelas, saat ini TPJ belum bisa berinvestai, terutama untuk perbaikan jaringan yang telah rusak, yang membutuhkan dana sekitar Rp 120 - 130 miliiar.
Karena tidak adanya investasi baru, pihaknya juga membatasi penyambungan baru. Sebab jika dipaksakan, justru hanya akan meningkatkan komplain masyarakat, karena tidak ada air.
Ramidi - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|