|
Jakarta
TKI Ilegal Tiba di Tanjung Priok
Selasa, 02 November 2004 | 15:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Sedikitnya 50 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia tiba di terminal penumpang Nusantara Pura II, pelabuhan Tanjung Priok Selasa (2/11) pukul 10.15 WIB. Para TKI tersebut tiba dengan menggunakan kapal Cermai yang berangkat dari pelabuhan Tanjung Pinang, Riau pada Senin (1/11) pukul 06.00 WIB.
Dalam keterangannya kepada pers, Captain Sato, administrator pelabuhan Tanjung Priok, memastikan bahwa ke-50 orang TKI tersebut bukanlah TKI yang mendapat amnesti. "Ini TKI ilegal. Kalau TKI amnesti, kita pasti dapat berita dari Riau," katanya kepada wartawan di ruang tunggu di terminal penumpang Nusantara.
Hal senada juga dilontarkan salah seorang TKI asal Semarang Tuti Mawarni, 28 tahun. Tuti menuturkan bahwa ia TKI ilegal yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Johor Malaysia. "Saya pulang karena tidak tahan kerja di sana," kata Tuti.
Menurut Tuti, dari Tanjung Pinang ada sekitar 50 TKI dari Malaysia yang tiba di Tanjung Priok. Sebagian besar langsung menuju pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. "Saya tidak tahu, banyak deh," katanya ketika didesak jumlah TKI yang ke Surabaya.
Para TKI sempat dikumpulkan dalam ruang tunggu terminal penumpang. Ketika wartawan mencoba untuk mendapatkan keterangan langsung dari TKI, Sato dengan pengeras suara memperbolehkan para TKI pulang Para TKI pun langsung berhamburan pulang. Jumlah TKI yang berhasil di data selama di ruang tunggu hanya sebanyak 22 orang. Mereka diantaranya berasal dari Jawa Tengah 12 orang, Lampung lima orang, Jawa Barat dua orang, Jawa Timur dua orang dan Jogjakarta satu orang.
Ditemui terpisah, Kepala Sub Dinas Penempatan Tenaga Kerja (Disnakertrans) DKI Jakarta Superdi Irianto mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat jumlah yang pasti TKI yang tiba hari ini. Superdi menambahkan bahwa diperkirakan jumlah TKI yang akan masuk melalui pelabuhan Tanjung Priok ada sekitar 10 ribu orang. Menurut rencana, rombongan TKI berikutnya akan tiba pada Kamis (4/11) mendatang.
Para TKI yang tiba, tambahnya, langsung dipulangkan ke daerah-daerahnya masing-masing. "Mereka dipulangkan secepatnya," katanya. Biaya pemulangan ditanggung oleh masing-masing TKI.
Tito Sianipar-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|