|
Bekasi
Pemkot Bekasi Beri THR untuk Wartawan Bodrek
Senin, 01 November 2004 | 17:52 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi: Wartawan bodrek atau wartawan tanpa media yang jelas, akan mendapat alokasi anggaran bonus istimewa berupa "uang ketupat". Meskipun soal ini masih menjadi kontroversi di kalangan pejabat sendiri, tunjangan hari raya (THR) itu dipastikan tetap diluncurkan. Hal ini dianggap Pemerintah Kota Bekasi sebagai "terobosan" baru untuk menghindari keributan dan serbuan para wartawan bodrek.
Hal itu dikatakan sumber Tempo di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi, Senin (1/11) di ruang kerjanya. Jumlah wartawan bodrek yang bakal mendapat bonus itu umumnya adalah yang sering bekeliaran di kantor-kantor Pemerintah Kota (pemkot) Bekasi. Pemberian itu, direncanakan akan dilakukan beberapa hari sebelum hari Lebaran tiba.
Dana yang disediakan untuk hadiah THR itu berasal dari pos khusus yang memang sudah disediakan di APBD. Sayangnya, sumber tidak mau menjelaskan berapa jumlah anggaran yang disediakan untuk wartawan bodrek. "Yang jelas akan ada THR untuk mereka, daripada nanti kita diserbu seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar dia.
Apakah penggunaan anggaran ini menyimpang? Menurutnya, dampaknya sudah dipertimbangkan secara matang.
Adapun soal pertanggungjawabannya, hal itu sedang menjadi pembahasan serius di pemkot Bekasi.
"Tapi nanti mereka akan dipanggil satu persatu, biasanya mereka itu yang sudah kita identifikasi," ujar dia. Adapun jumlah wartawan yang tidak jelas ini lebih dari 200 orang. Setiap wartawan bodrek akan menerima THR sebesar Rp 100 ribu.
Sementara itu, Walikota Bekasi Achmad Zurfaich yang dimintai konfirmasi mengenai pemberian THR ke bodrek, enggan menjelaskannya.
Siswanto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|