Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Jalan Menuju Sang Timur Diportal Warga Barata.
Sabtu, 30 Oktober 2004 | 14:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Setelah dengan urusan warga kampung, 'mereda', dinding penutup jalan sudah dirobohkan. Warga Komplek Barata merasa keberatan, jalan yang menuju Kesusteran Sang Timur. "Warga merasa keberatan pihak Sang Timur tidak permisi menggunakan Jalan Barata,” kata Tjatur, penghuni komplek Barata

Sabtu pagi (30/10) sekitar pukul 06.00 WIB warga memasang portal sepanjang 5 meter di jalan Barata Tama Raya. Sang Timur terletak di tengah-tengah komplek Departemen Keuangan, Komplek Barata, Komplek Meto Permata, dan Jalan Pahala.

Menurut Tjatur, selama 12 tahun sejak 1992 Sang Timur meminjam Jalan Departemen Keuangan sebagai akses utama. Pada 3 Oktober 2004 Jalan Komplek Departemen Keuangan, Jalan Merbabu ditutup. Dan pada 5 Oktober 2004, Jalan Komplek Departemen Keuangan dirobohkan. Dan di hari yang sama, digembok kembali. Sejak Jalan Merbabu ditutup, Jalan Barata menjadi akses utama ke Sang Timur.

Menurut Tjatur, penghuni Barata II Rt. 03 dan Sufandi penghuni Barata III Rt 02, warga merasa keberatan, karena pihak Sang Timur tidak permisi menggunakan jalan barata. Warga merasa terganggu dengan mobil-mobil yang masuk ke Sang Timur melalui Jalan Barata. "Kami, sih, warga Barata tidak ingin menghambat pendidikan. Tapi etika bermasyarakat juga harus digunakan pihak Sang Timur,"katanya.Komplek Barata terdiri atas 7 Rukun Tertangga (RT) dan 1 Rukun Warga (RW).

Pihak Kesusteran membantah tak minta izin, Menurut juru bicara Sang Timur, Suster Sylvi, pihaknya telah mengirim surat permintaan ijin meminjam akses Jalan Barata untuk dilewati anak-anak ke masing-masing RT.

Fanny Febiana

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Agama: Kasus "Sang Timur" Selesai
Ratusan Warga Kembali Blokir Jalan Gading Serpong
Kak Seto Fasilitasi Penyelesaian Kasus Sang Timur
Pembongkaran Peninggalan Sejarah HB VII Gagal.
Dua Sekolah di Tangerang Digusur untuk Jalan Layang.
Ratusan Warga Blokir Jalan Gading Serpong
Pihak Kementrian Kesra Kunjungi Sang Timur
Depag Bentuk Tim Penyelesaikan Sang Timur
Kekerasan di STPDN Terjadi Lagi
Pemerintah Godok Subsidi Silang Pendidikan
> selengkapnya...


Referensi

Dari Mana Datangnya Rusuh Sampit?
PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH
Keppres RI No. 18 Tahun 2004 Tentang Pendirian Universitas Khairun
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
PP RI No. 6 Tahun 2004 Tentang Penetapan Universitas Pendidikan Indonesia Sebagai Badan Hukum Milik Negara
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data