Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Tangerang Minta Izin Bangun Pelabuhan Ikan Modern
Sabtu, 30 Oktober 2004 | 03:43 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Pemerintah Kabupaten Tangerang mendesak pemerintah pusat segera mengeluarkan izin pembangunan Pelabuhan Ikan Samudera di Cituis, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Jika izin keluar, pelabuhan itu akan menjadi pelabuhan ikan terbesar dan termodern di wilayah Provinsi Banten. "Dengan terbentuknya pemerintah baru, kami berharap izin segera keluar," kata Maryoso, Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Tangerang, kemarin.

Maryoso mengatakan, rencana pelabuhan itu sudah sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang. Pemerintah Tangerang juga sudah melakukan studi kelayakan rencana pelabuhan itu. "Masalahnya, rencana itu masih terganjal perizinan dari pemerintah pusat," ujar Maryoso.

Menurut Maryoso, untuk melaksanakan proyek itu, Pemerintah Tangerang memerlukan izin dari Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Kehutanan.

Permohonan izin, kata Maryoso, sudah dikirim sejak masa Kabinet Gotong-royong. Tapi, sampai pemerintahan Megawati Soekarnoputri berakhir, belum semua izin keluar.

Sejauh ini, Pemerintah Tangerang baru mengantongi izin dari Departemen Perikanan dan Kelautan. Saat masih menjabat menteri, Rokhmin Dahuri sudah mengeluarkan izin dan menyatakan siap mendukung rencana pelabuhan itu.

Dukungan Rokhmin, kata Maryoso, diperoleh setelah Pemerintah Tangerang memaparkan konsep pelabuhan serta segala dampaknya bagi kesejahteraan rakyat dan pemasukan bagi kas daerah.

Saat ini, menurut Maryoso, Pemerintah Tangerang tinggal menunggu izin penggunaan lahan dari Departemen Kehutanan. Departemen Kehutanan masih keberatan karena di sekitar lokasi rencana pelabuhan terdapat area hutan bakau (mangrove).

Secara terpisah, Bupati Tangerang Ismet Iskandar mengatakan, pemerintah pusat mestinya tak perlu terlalu merisaukan keselamatan hutan bakau di sekitar lokasi pelabuhan. Pasalnya, dari sisi konsepnya, pelabuhan yang bakal dibangun merupakan bagian dari sarana agrobisnis berbasis kelautan di kawasan Cituis.

Selama ini, kata Ismet, Departemen Kehutanan selalu mengklaim lahan berikut pohon bakau yang tumbuh sporadis di sekitar rencana lokasi pelabuhan itu sebagai miliknya.

"Hutan bakau itu tinggal sedikit. Bibir sepanjang pantai sudah rusak karena abrasi. Kami memanfaatkan kerusakan alam itu dengan membangun pelabuhan agar bisa bermanfaat banyak bagi masyarakat Tangerang," ujarnya.

Ismet juga berharap pemerintah baru di bawah pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono bisa lebih mengakomodasi gagasan-gagasan yang dapat memajukan pembangunan di daerah.

Joniansyah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Ka?ban Serahkan Nama 19 Pencuri Kayu ke Kejaksaan
Menko Ekuin Minta Birokrasi Pelabuhan Dipangkas
Pencurian Kayu di Bolaang Mongondow Libatkan Pejabat
Menteri Kehutanan Janji Berantas Illegal Logging
KPPU Minta Pemerintah Tentukan Regulator Pelabuhan
Pemerintah Melarang Ekspor Kayu Gergajian
Pemerintah Terbitkan Surat Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan
Pengelolaan Pelabuhan Bojonegara Tetap di Pusat
Produksi Perikanan 2009 Ditargetkan 10 Juta Ton
Pelabuhan Indonesia Hanya Sebagai Feeder
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
> selengkapnya...

Website

Berita Bumi


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data