Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Menteri Agama Nilai Kasus Sang Timur Hanya Salah Paham
Jum'at, 29 Oktober 2004 | 13:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni berpendapat, masalah penutupan sekolah Katolik Sang Timur di Karang Tengah, Ciledug, Tangerang oleh sekelompok warga sekitar bukanlah karena persoalan agama. "Persoalannya sudah selesai dan tuntas. Ini hanya masalah kesalahpahaman," ujarnya seusai peletakan batu pertama pembangunan gedung olah raga Pesantren Darunnajah di Jakarta, Jumat (29/10).

Pendapatnya itu didasarkan pada laporan tim Departemen Agama tentang kasus Sang Timur yang beranggotakan Alexander D. Jong (Direktur Urusan Agama Katolik), Soefyanto (Kepala Bagian Humas), Zainuddin Daulay (Kepala Bidang bid Pengembangan Kebijakan Kerukunan), Franciskus Endang (Kepala Sub Bidang Lembaga Agama Katolik), dan Haryono (Kepala Subg Bidang Bina Kerukunan Umat Beragama). Tim ini telah menemui 17 orang muslim warga Karang Tengah dan 9 orang dari pihak pengelola sekolah Sang Timur.

"Hasilnya, kasus Sang Timur hanyalah soal penggunaan tembok milik warga yang dipinjam yayasan untuk membangun sekolah," ujar Soefyanto. Masalah ini kemudian berkembang menjadi terganggunya warga sekitar karena banyaknya mobil yang menutupi jalan Kompleks warga Karang Tengah.

Menurut Soefyanto, pihak Sang Timur bersedia untuk tidak menggunakan lagi Jl Merbabu, yang menjadi jalan milik warga Karang Tengah, khususnya yang tinggal di kompleks Departemen Keuangan. "Sang Timur bersedia membuka akses alternatif bagi mobil-mobil yang akan menuju Sang Timur melalui Jl. Pahala Barat atau Jl. Pahala Tama.

Untuk pembukaan akses alternatif itu, pihak Sang Timur sedang bernegosiasi dengan warga sekitar. "Diperlukan bantuan pemerintah dalam proses negosiasi dengan warga sekitar," ujarnya.

Adapun tentang pemanfaatan bangunan kompleks sekolah Sang Timur untuk tempat ibadah sementara bagi warga di enam kecamatan di sekitar Ciledug juga sudah diselesaikan. "Pihak yayasan Sang Timur bersedia tidak lagi melaksanakan ibadah di sekolah tersebut," ujar Soefyanto.

Kantor Depag Kota Tangerang akan mengawal kesepakatan-kesepakatan ini. "Akan dicari solusi pengganti tempat peribadatan umat Katolik di enam wilayah kecamatan itu," ujar Sofyanto.

Seperti diketahui, pekan silam warga Kompleks Departemen Keuangan Karang Tengah Kecamatan Ciledug mempertanyakan surat permohonan izin bagi tempat ibadah umat Katholik Paroki St. Bernadet Ciledug di sekolah Sang Timur. Dalam Surat permohonan yang ditujukan ke Walikota Tangerang itu, umat Katolik memohon keadilan untuk untuk dapat tetap menjalankan ibadah di dalam gedung sekolah milik Yayasan Sang Timur. Mereka juga mengkhawatirkan adanya kristenisasi.

Mereka pun memprotes. Salah satunya dengan cara menutup jalan menuju sekolah Sang Timur. Akibatnya, murid sekolah tersebut tak bisa masuk.


Badriah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Departemen Agama Prioritaskan Pembenahan Haji
Farid Faqih Tolak Panggilan Polisi
Departemen Agama Minta Tambahan PNS Guru Agama
Pemerintah Arab Saudi Santuni Korban Mina
Kloter Pertama Haji Terlambat Tiba di Jakarta
Kloter Pertama Haji Tiba di Tanah Air
52 Korban Mina
RI Diminta Desak Saudi Perbaiki Pelayanan Haji
Pemerintah Diminta Audit Penyelenggaraan Haji
KORUP Haji Diperiksa Polisi Sebagai Saksi
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
Kepres RI No. 45 Thn.2003 Tentang Biaya Penyelenggara Ibadah Haji Thn. 2004
UU RI No. 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data