|
Metro
Cegah Antraks, Pemerintah DKI Perketat Pasokan Hewan
Kamis, 28 Oktober 2004 | 04:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat masuknya hewan dari daerah endemi penyakit antraks. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan DKI, Edy Setiarto, mengatakan, setiap ternak yang masuk ke Jakarta harus disertai surat keterangan kesehatan ternak dan surat keterangan vaksinasi antraks yang dilaksanakan 14 hari sebelum dikirim.
"Kami akan meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak yang rentan antraks, seperti kambing, domba, sapi, dan kerbau," kata Edy di Jakarta kemarin. Menurutnya, pengawasan akan diperketat di tempat-tempat penampungan ternak dan rumah pemotongan hewan. Selain memeriksa kesehatan hewan, Dinas Peternakan pun akan mengambil sampel darah untuk diperiksa di laboratorium.
Pemeriksaan, kata Edy, akan dilakukan pula terhadap daging yang masuk ke pasar-pasar tradisional di Jakarta. Dinas Peternakan akan mengerahkan 20 orang pemantau yang akan disebar di setiap wilayah. Untuk mencegah dan mengawasi ternak atau daging yang masuk ke Jakarta, pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan pemerintah Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
Meski kasus antraks kali ini telah menelan korban, Edy mengimbau agar warga Jakarta tidak panik. Pasalnya, kata dia, Dinas Peternakan dan seluruh suku dinas di lima wilayah kota telah mengambil langkah-langkah pencegahan. Termasuk melakukan vaksinasi antraks terhadap ternak di wilayah DKI pada Januari sampai Oktober 2004. "Untuk sementara, pedagang hewan potong pun diminta tidak menerima dan menjual kambing atau domba dari Kabupaten Bogor," katanya.
Kepala Seksi Kesehatan Bahan Asal Hewan dan Hasil Bahan Asal Hewan, Dinas Peternakan DKI, Herry Indiyanto, mengatakan, timnya telah melakukan pengawasan terhadap hewan dan daging di rumah potong hewan, pasar swalayan, dan pasar tradisional. "Sejak bekerja, tim belum menemukan kasus antraks." Selama ini, kata Herry, kebutuhan daging kambing di Jakarta mencapai seribu ekor setiap hari. Sekitar 300 ekor di antaranya berasal dari Lampung. Sisanya dari Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
Tjandra?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|