Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Dewan Pertanyakan Proyek Rumah Kumuh Rp 3 Miliar
Senin, 25 Oktober 2004 | 17:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mempertanyakan usulan proyek Pendataan Rumah Kumuh sebesar Rp 3 miliar oleh Dinas Tata Ruang dan Bangunan.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang A Fahrurozi mengaku
kaget ketika melihat dokumen Musyawarah Rencana
Pembangunan yang memuat usulan dari Dinas Tata ruang dan
bangunan tentang pendataan rumah kumuh se-Kabupaten
Tangerang dengan nilai Rp 3 miliar. Sedangkan untuk
pembangunan rumah kumuhnya sendiri hanya Rp 300 juta.

Menurut anggota fraksi Partai Golkar ini, usulan proyek
tersebut tidak realistis dan tidak masuk akal. Oleh karena itu, DPRD siap mencoret proyek yang mirip pencucian uang itu. "Percuma saja Pemkab Tangerang memiliki APBD yang besar kalau dananya di mark up terus," ujarnya Senin 25/10.

Belajar pada pengalaman, kata Fahrurozi, dewan akan
mempertanyakan setiap proyek yang tidak masuk akal dan
tidak segan-segan untuk mencoretnya. Kejadian serupa juga pernah terjadi tahun lalu, yakni untuk proyek penanaman pohon rambutan.

Sejauh ini, kata Ozi dirinya baru memeriksa usulan proyek yang bermitra dengan komisi D. Tidak menutup kemungkinan di dinas lainpun ada proyek serupa.

Sementara itu, beberapa anggota DPRD lainnya menyatakan, karena saat ini pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan belum rampung, dewan khusunya komisi D akan meminta penjelasan dari dinas terkait mengenai proyek tersebut.

Di pihak lain, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan
Kabupaten Tangerang Benyamin Davnei membantah
pihaknya berencana melakukan pencucian uang dengan mengajukan usulan anggaran proyek pendataan rumah kumuh di wilayah Kabupaten Tangerang. Benyamin justru menganggap anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang mempersoalkan hal tersebut terbalik membaca data dalam dokumen Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Kabupaten Tangerang.

Anggaran Rp 300 juta tersebut, menurut Benyamin, akan digunakan untuk mendata perkampungan yang harus segera
dibangun. Biaya tersebut termasuk biaya studi kelayakan, survai tanah dan lokasi, serta perencanaan model rumah yang akan dibangun. "Idealnya anggaran pendataan tersebut Rp 500 juta," ujar Benyamin.

Sedangkan anggaran Rp 3 miliar akan digunakan untuk membangun rumah nelayan yang lebih baik berikut sarana dan prasarana pemukimannya. "Kami memprioritaskan pembangunan rumah baru di perkampungan nelayan pesisir wilayah Kabupaten Tangerang, seperti Cituis, Kronjo, dan Dadap. Sedangkan pemukiman kumuh yang berada di wilayah darat, menjadi tanggung jawab Kementerian Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil)," terang Benyamin lagi.

Joniansyah - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BSD Ditegur Karena Memagar Jalan
Menteri Perumahan Segera Bangun 4.600 Rumah
Ali Sadikin Terima Penghargaan dari Bank Dunia
Menkimpraswil: Mudik Tahun Ini Lebih Nyaman
Rumah Pekerja Tunggu Komitmen Bank
Apersi: Menteri Perumahan Merupakan Komitmen SBY
Ketiadaan Data Dasar Kependudukan Hambat Penanggulangan Kemiskinan
Pengembang Akan Bangun Rumah Susun Murah
Pengusaha Properti Tegaskan Perlunya Menteri Perumahan
Puluhan Rumah di Pinang Ranti Dibongkar
> selengkapnya...


Referensi

PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH
Kepres RI No. 34 Thn.2003 Tentang Kebijakan Nasional Di bidang Pertanahan
Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data