Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Tiga Warga Karang Tengah Diciduk Polisi
Senin, 25 Oktober 2004 | 11:03 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Penghancuran bangunan tembok penghalang akses ke Yayasan Sang Timur, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang, mendapat reaksi warga. Sejumlah orang meneriaki aparat. Yang lainnya mengelar panggung orasi membakar semangat warga.

Suasana memanas. Tiga truk aparat dari Polres Kota Tangerang diterjunkan. Mereka merapat ke lokasi pembongkaran. Tiga orang warga yang tengah berorasi, diangkut dengan mobil.

Menurut Ozi, salah seorang warga, tiga orang yang diciduk aparat adalah: ALi Basauli, Dede, dan Wahyu. Semuanya warga Karang Tengah. "Sebelum diangkut ke mobil Kijang, mereka sempat dipukuli," ungkapnya.

Ozi mengungkapkan, kawannya itu saat berorasi menyoal keberadaan tempat ibadah di kompleks Yayasan Sang Timur. Mereka mewakili warga yang tidak terima blokade tembok yang dirobohkan.

Perobohan sendiri berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB. Pagar setinggi satu setengah meter itu didirikan 2 Oktober lalu. Kemarin, Satuan Polisi Pamong Praja yang dipimpin langsung Afandy Permana, Asisten I Pemerintah Kota Tangerang, membongkarnya.

Menurut Ahmad Chairudin, juru bicara pemerintah, pembongkran tembok sang Timur atas perintah Wali Kota Tangerang Wahidin Halim. Alasannya, tembok yang dibangun warga menganggu proses belajar mengajar di yayasan tersebut.

Hingga siang ini, sekitar pukul 11.00 WIB, ratusan warga berkumpul di depan pagar kompelks Departemen Keuangan. Mereka menungu kabar nasib ALi Basauli, Dede, dan Wahyu. "Kami belum tahu ke mana tiga orang kawan kami dibawa," tanya Ozi.

Ayu Cipta - Tempo




INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gus Dur Kunjungi Sang Timur
Tembok Sang Timur Dirobohkan
Kapolda Terima Maaf FPI
FPI Minta Maaf Kepada Kapolda
Masyarakat Pariwisata Minta Pelanggaran Dilaporkan ke Aparat
FPI Tetap Lakukan Sweeping
Polisi Belum Temukan Pelaku Pengrusakan Musala
Puluhan Doktor Universitas Jember Melakukan Eksodus
Presiden akan Terima Kapolri dan Panglima TNI, Siang Ini
Mendiknas Janjikan Pendidikan Gratis
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [10]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data