|
Tangerang
Gus Dur Kunjungi Sang Timur
Senin, 25 Oktober 2004 | 10:58 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:Gus Dur mengunjungi Yayasan Sang Timur untuk memberi dukungan moral. "Rombongan Gus Dur berencana membantu membuka blokade yang menutup akses ke Sang Timur," kata Juru Bicara Gus Dur, Adhi Massardi pada Tempo melalui telepon, Senin (25/10).
Menurut Massardi, sebelumnya, Gus dur telah menelpon Mendagri M. Ma'ruf untuk segera membuka blokade tersebut. Gus Dur sengaja mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan pendekatan-pendekatan terhadap warga yang melakukan protes. "Butuh pendekatan tersendiri," kata Massardi.
Dalam sebuah wawancara di radio swasta, Gus Dur mengatakan, dirinya terpanggil untuk membantu persoalan Sang Timur dengan alasan demokrasi. "Demokrasi itu harus dirasakan oleh semua kalangan," tegasnya.
Seperti diketahui, persoalan ini mencuat ketika warga sekitar sekolah tersebut melakukan protes terhadap rencana pembangunan pembangunan gedung serbaguna oleh Yayasan Sang Timur di dalam lokasi sekolah. Protes warga dijawab Pemerintah Kota Tangerang dengan mencabut izin peribadatan yang selama ini dilakukan di gedung sekolah.
Menurut warga, Zairim, 61 tahun, menjelaskan ada beberapa hal yang dilanggar oleh Yayasan Sang Timur. Antara lain menggunakan akses masuk ke Sang Timur melalui Kompleks Keuangan yaitu Jalan Merbabu merupakan jalan milik warga komplek.
Menurutnya, selama ini orang tua murid Sang Timur dan umat Katolik yang melakukan peribadatan di sekolah tersebut telah menggunakan jalan kompleks
Kesalahan kedua yaitu, izin yayasan yang semula hanya untuk membangun SLB dilanggar. "Sampai saat ini sudah ada TK, SD, SMP, SMK, dan SLBC," ujar Zairim.
Sebab itulah, Minggu (24/10) kemarin, ruas jalan menuju gedung sekolah milik Yayasan Sang Timur di kompleks Departemen Keuangan, Kelurahan Karang Tengah, Ciledug, Tangerang, dipagar setinggi 1,5 meter. Pagar menyulitkan almamater Sang Timur memasuki sekolah. Senin (25/10), pagar tersebut telah di robohkan petugas Tramtib Linmas Pemerintah Kota Tengerang.
Fitrio, Ami Afriatni - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|