Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

BEM UI Tagih Janji SBY
Rabu, 20 Oktober 2004 | 14:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Seratusan mahasiswa BEM Universitas Indonesia melakukan aksi di depan Istana Negara untuk menagih janji SBY mengenai perubahan yang ditawarkan. "Kami menindaklanjuti aksi kami kemarin di Cikeas yang meminta 9 poin sebagai parameter perubahan yang ditawarkan SBY," kata Gari Primananda, Ketua BEM UI Rabu (20/10).

Menurut Gari BEM UI telah mengajukan kontrak politik 9
point dan diajukan ke SBY di Cikeas. Selain itu,
tambah Gari, BEM UI juga telah menyerahkan 100
rekomendasi kepemimpinan nasional pada Senin (18/10)
kemarin.

Kesembilan poin yang diajukan adalah mengadili
Soeharto beserta kroninya melalui prosedur hukum yang
berlaku. Menegakkan supremasi hukum dan menindak para
pelaku KKN serta menolak militerisme. Mereka juga
meminta mewujudkan pendidikan murah yang berkualitas
dan merealisasikan anggaran pendidikan 20 persen dari APBD dan APBN.

Selain itu BEM UI mendesak pemerintah agar tidak lagi
menaikkan harga sembako, listrik dan bahan bakar
minyak. Mereka juga berharap pemerintah meningkatkan kesejahteraan buruh, tani nelayan, guru dan memperluas lapangan kerja.

Tiga tuntutan lainnya adalah meluruskan sejarah nasional
bangsa, menolak privatisasi asset negara dan meminta
nasionalisi asset negara, meminta mewujudkan
kepemimpinan bangsa yang mandiri, egaliter, serta
menumbuhkan kepemimpinan yang egaliter.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 11.30 WIB ini
berlangsung dengan tertib dan membawa spanduk yang
berisi sembilan point tersebut. Para mahasiswa ini
menggunakan jas almamater UI yang berwarna kuning.
Mereka membubarkan diri pada pukul 13.00 WIB. "Tapi
sayang kami tidak berhasil bertemu dengan SBY sehingga
tidak dapat langsung menyampaikan pesan ini," kata
Gari menyayangkan.

Muhamad Fasabeni - Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Surabaya Tuntut Pemerintahan Baru Bersih Berwibawa
Mahasiswa Semarang Tuntut Pemerintahan Baru Berpihak pada Rakyat
Jacob Nuwa Wea Pamit Pulang Kampung
Presiden Yudhoyono Masuk Istana
Taufik Kiemas Hadir Dalam pelantikan SBY
Yudhoyono Tinggalkan Senayan dengan Mobil Indonesia I
SBY dan Jusuf Kalla Ucapkan Sumpah
SBY Tiba di Gedung DPR/MPR
Rombongan SBY Meluncur ke Gedung DPR/MPR
Selamat Bekerja Pemerintah Baru
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data