Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Polisi: Pembunuhan Basri Tindak Pidana Murni
Rabu, 13 Oktober 2004 | 19:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi menilai pembunuhan tokoh pemuda di Jakarta, Basri Sangaji, sebagai tindak kriminal murni. "Ini tindak pidana murni," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tjiptono, Rabu (13/10) sore.

Kesimpulan ini didapatkan setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum memeriksa sembilan orang saksi. Sebelumnya kemarin polisi memeriksa dua orang saksi dari pihak hotel, yaitu petugas kasir dan resepsionis tempat Basri Sangaji menginap. Kesembilan orang saksi ini hingga tadi siang diperiksa secara intensif oleh penyidik untuk mengetahui pelaku pembunuh tersebut.

Selain dua oang petugas keamanan, sembilan orang saksi itu termasuk teman dan kerabat Basri yang mengetahui pembunuhan tersebut. Sementara di Rumah Sakit Medical Metropolitan Center, dua orang rekan Basri, Ali dan Jamal, yang mengalami luka parah terkena sabetan benda tajam masih dirawat di rumah sakit tersebut. Beberapa rekan Basri masih menunggu Ali dan Jamal di rumah sakit tersebut.

Basri, yang juga keturunan salah satu pahlawan nasional AM Sangaji itu tewas setelah diterjang dua timah panas SM kaliber 9. Selain itu dia menderita luka parah akibat sabetan benda tajam.

Peristiwa yang terjadi kemarin pukul 03.00 WIB itu juga melukai dua rekan Basri, yaitu Ali dan Jamal. Mereka dikeroyok oleh sedikitnya lima orang yang langsung menggerebek masuk setelah berhasil mencongkel pintu kamar 301 hotel tersebut.

Di dalam kamar, Basri dan dua orang rekannya sempat melakukan perlawanan walaupun jumlahnya tidak seimbang. Basri saat itu juga bersama rekan-rekan dan kerabat keluarga besarnya. Selain kamar 301, kamar yang disewa lainnya adalah kamar 311 dan 312. Peristiwa itu berlangsung cepat karena setelah pembunuhan terjadi, empat mobil langsung melarikan para pelaku keluar dari hotel.

Polisi sendiri saat ini masih mencari bukti-bukti untuk menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

Yophiandi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tokoh Pemuda Tewas Ditembak
Jenasah Warga Jerman Telah Diambil dari RSCM
Seorang Guru Terancam Hukuman Seumur Hidup
Raja Denpasar Dihukum Satu Tahun Penjara
Pengakuan Para Tersangka Mutilasi Mencla Mencle
Ronald Tidak Dijerat Dengan Pasal Pembunuhan Berencana
Seluruh Pelaku Mutilasi Dinyatakan Sehat Mental
Rekonstruksi Pembunuhan Amanda Devina, Rabu
Serbuan Berdarah Akhiri Drama di Beslan
Giliran Agen Bus Sinar Jaya Banjarnegara Dimintai Keterangan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data