|
Jakarta
Ratusan Murid SD Tolak Pornografi
Selasa, 12 Oktober 2004 | 12:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan murid Sekolah Dasar (SD) didampingi para guru mereka melakukan aksi menolak tayangan pornografi, misteri, kekerasan, dan gaya hidup hedonis dan materialis di televisi. "Kita ingin dalam menyambut bulan Ramadhan, dengan meminta media cetak dan elektronik agar tidak menyebarkan tayangan pornografi, misteri, kekerasan, maupun gaya hidup hedonis," kata Kadarusman, Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu DKI, kepada Tempo di bundaran HI, Selasa (12/10).
Menurut Kadarusman, pengaruh media massa baik cetak maupun elektronik sangat besar pada pembentukan perilaku suatu generasi. Anak-anak maupun orang dewasa dapat menyaksikan tayangan-tayangan seperti itu dengan leluasa.
Sementara itu, Sukri, yang juga berasal dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu, menyatakan tayangan misteri telah banyak memakan korban. "Ada ibu hamil yang keguguran akibat ketakutan akibat melihat tayangan misteri," tandas Sukri.
Jaringan Sekolah Islam Terpadu DKI ini adalah gabungan dari 30 sekolah Islam di DKI, diantaranya, Al Hikmah, Al Khoirot, Dua Hati, Mughni. Para siswa yang rata-rata kelas satu dan dua SD ini berdemonstrasi di depan Hotel Indonesia dengan menggunakan seragam sekolah.
Muhamad Fasabeni - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|