Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Istri Irun Hidayat Bantah Suaminya Terkait Tersangka Bom Kuningan
Senin, 27 September 2004 | 17:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Istri salah satu tersangka bom Kuningan Irun Hidayat membantah suaminya terlibat aksi peledakan di depan Kedutaan Besar Australia, 9 September lalu. "Suami saya dimanfaatkan orang yang kenal dengan dia. Saya meminta polisi membebaskan suami saya," ujar Imah, 30 tahun, Senin (27/9) di Polda Metro Jaya. Menurut Imah, suaminya juga tidak tahu menahu mengenai rumah kontrakan yang diduga pernah dihuni tersangka otak beberapa pemboman di Indonesia, Dr Azahari di Cikampek, Jawa Barat.

Juru bicara Gerakan Muslim Cikampek, Jawa Barat Akmad Purnama, mengatakan, penangkapan Irun tidak diketahui istri dan anak-anaknya. "Kami baru tahu dia ditahan polisi setelah kami cross check dengan Sekretaris Dewan Syariah, Dadang. Dia ditanya tentang keterlibatan Irun," ujarnya.

Akmad menambahkan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya adalah untuk menanyakan langsung kepada Irun yang ditahan di suatu ruang di sana. "Bila dia terlibat kami tidak akan ada di belakangnya (mendukung) sebab kami juga mengutuk bom Kuningan itu," ujar Akmad.

Irun Hidayat sendiri, kata Akmad, adalah salah satu aktivis dakwah dari Gerakan Muslim Cikampek. "Dia sering mengkritisi kebijakan pemda Karawang yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai surat yang dititipkan Irun, orang yang diduga sebagai "martir" dalam bom Kuningan, Akmad mengaku tidak tahu mengenai hal itu. "Kami tidak menanyakan hal itu," ujarnya kepada Tempo.

Saat dikunjungi, Irun yang ditahan, tidak mengenakan baju tahanan. Dia, ujar Akmad, mengenakan kaos putih dengan celana sedengkul berwarna coklat. "Dia kelihatan rileks, tidak tertekan," ujar Akmad. Namun, dia menyatakan, Irun mengaku ada tekanan dalam proses interogasi di kepolisian.

Akmad yang mengatasnamakan Forum Silaturahmi Ormas Islam Karawang meminta polisi berhati-hati dalam melakukan penangkapan terhadap aktivis Islam. "Kami minta polisi mengikutsertakan tokoh masyarakat, Ketua RT/ RW untuk ikut mendampingi bila ada penangkapan," ujar Akmad.

Kapolda Metro Jaya Insepktur Jenderal Polisi Firman Gani mengatakan pengakuan warga kampung Ciluweuk, Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Jawa Barat kepada istrinya itu, bisa saja terjadi. "Bisa saja dia menyatakan itu (membantah terlibat). Kita lihat perkembangan (pemeriksaan) nya," ujar Firman.

Yophiandi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Periksa Istri Noordin
Polisi Selidiki Perusahaan Ekspedisi yang Fasilitasi Pengangkutan Bom
Tersangka Bom Kuningan Sudah Lima Orang
Polisi Segera Buktikan Pelaku Bom Kuningan
Pihak Australia Tak Buka Hasil Investigasi Bom Kuningan
Tiga Warga Banten Diperiksa Terkait Bom
Panglima: Unit Antiteror Australia Bukan Ancaman
Intelijen Minta Kewenangan Menangkap
Surat Siap Bunuh Diri
Polisi Pastikan Temuan Tas di Surya Kencana Berisi Bom
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data