Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Tingkat Hunian Turun, Karyawan Hotel Demo di Bundaran HI
Senin, 27 September 2004 | 15:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ratusan karyawan hotel, restaurant, travel, dan katering yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia.

Mereka meneriakkan kondisi pariwisata yang kembali terpuruk akibat ledakan bom kuningan. Aksi demo dari 15 hotel di seluruh DKI Jakarta ini bermaksud merayakan hari pariwisata dunia pada tanggal 27 September.

Sekertaris Umum FSPM, Odie Hudiyanto, mengatakan kondisi kunjungan wisatawan ke Jakarta kembali merosot. Padahal sebelum bom kuningan terjadi tingkat hunian hotel di Jakarta rata-rata mencapai 70 persen setelah kasus bom Marriott. Celakanya, ketika terjadi pengeboman di kawasan Kuningan kunjungan wisata merosot. "Kini tingkat hunian hanya berkisar 35 persen saja," ujarnya, Senin (279) di bundaran HI.

Dari data Badan Pusat Statistik, kunjungan wisawtawan asing bulan Januari - Juli dari 13 pintu mencapai 2,56 juta. Kondisi ini menunjukkan angka kenaikan 31 persen dibandingkan periode serupa di tahun 2003. Harapannya, kata dia, target divisa tahun 2004 sebesar Rp 5,2 miliar dari sektor ini akan tercapai. "Tapi sekarang malah kembali merosot,"katanya.

Dalam aksi itu, FSPM juga memperjuangkan nasib karyawan hotel yang diberhentikan secara sepihak. Dari catatan mereka telah ada 2500 orang pekerja kehilangan pekerjaannya akibat swastanisasi pemerintah. Mereka ini antara lain yang bekerja di Hotel Indonesia, Hotel Inna Wisata Jakarta, dan Hotel Nikko Jakarta.

Salah seorang karyawan Hotel Nikko yang telah dipecat, Haryanto, meminta agar pemerintah melakukan investigasi terhadap penjualan aset wisata milik negara. membongkar indikasi KKN yang terjadi, yang mengakibatkan PHK para pekerja pariwisata. "Sebanyak 15 hotel di Jakarta ini mendukung apa yang kami perjuangkan,"katanya.

Menurut Haryanto, aksi itu melibatkan 15 hotel di Jakarta, beberapa agen wisata, pengusaha restoran dan katering. Untuk hotel antara lain karyawan Hotel Grandmelia, Hotel Nikko, Grand Hyatt, Grand Mahakam, Hotel Dharmawangsa, Crown Plaza, Plaza Indonesia, Hotel Radin. Aksi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB ini akan berlanjut menuju ke Hotel Nikko sebagai wujud solidaritas dukungan mereka.

Andi Dewanto - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kader DPP PDIP Anti Soetjipto Mulai Berorasi
Komite Antikriminalisasi Pers Demo ke MA
Merpati Buka Jalur ke Nusawiru
Tuntut Tempo Dibebaskan, Wartawan Solo Demo Pengadilan
Pengadilan Diminta Menindak Wartawan
PHRI: Tingkat Hunian Hotel Tak Dipengaruhi Bom Kuningan
Pasca Bom Kuningan, Wisatawan Australia Meningkat
Gerakan Mahasiswa Datangi KPU
Bom Kuningan Tidak Akan Kurangi Minat Wisatawan Ke Jakarta
Pengemudi Speedboat di Ambon Demo
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Oprah Winfrey Tolak Wawancara Palin
Motor Tabrak Mobil, Satu Cedera
Komisi Pemilihan Palembang Pleno
Motivasi Inggris Melawan Kroasia Bukan Balas Dendam
Eva Mendes Ogah Jadi Ibu

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data