|
Jakarta Barat
Kebakaran Landa Mangga Besar
Selasa, 21 September 2004 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kebakaran melanda wilayah Mangga Besar, tepatnya di Kelurahan Tangki Rt 02/02. “Saya dengar tiga kali ledakan yang berasal dari rumah makan sebelah,” kata Dewi Ayvina, Kepala Sekolah SD Kartini, yang berada di sebelah lokasi kebakaran pada Tempo, Selasa (21/9).
Menurut Dewi, sumber api berasal dari Rumah Makan Medan Jaya. Saat itu, rumah makan ini sedang melakukan pengecatan, tiba-tiba pengencer cat terjatuh dekat kompor yang sedang memasak. Seketika itu api langsung menyambar dan tabung kompor meledak yang mengakibatkan kebakaran. Seluruh bangunan Rumah Makan Medan Jaya terbakar.
Selain itu, rumah biliar Orient, satu rumah yang tidak berpenghuni dan juga SD Kartini ikut terbakar. Seluruh bangunan SD Kartini telah habis terbakar, dan hanya bagian depan saja yang tampak masih utuh.
Dewi mengatakan begitu mendengar ledakan, dia segera meminta murid SD Kartini untuk segera keluar dan juga menjauhkan motor yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Saat itu, SD Kartini belum terbakar, namun sayangnya ada rumah kosong dibelakang SD yang berdekatan dengan rumah makan menyalakan lampu.
“Api segera menyambar nyala lampu bohlam di rumah kosong tersebut. Akibatnya, rumah tersebut terbakar dan merembet hingga ke SD Kartini,” kata Dewi. Karena kebakaran ini, tambah Dewi, murid SD Kartini selama dua hari diliburkan.
“Besok kami akan bicarakan dengan Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Barat meminta tempat sementara agar anak-anak tetap dapat sekolah,” kata dia.
Sementara itu, Bambang, salah seorang warga sekitar tempat kebakaran, mengatakan bahwa pemadam kebakaran segera datang. “Api yang mulai membakar sekitar pukul 10.00 WIB dapat dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB oleh 10 mobil pemadam kebakaran,” katanya. Ia juga membenarkan bahwa api berasal dari kompor Rumah Makan Medan Jaya milik Awis.
Gunanda, Wakil Kepala Sekolah SD Kartini, mengatakan bahwa anak SD tetap akan bersekolah, namun harus menunggu kepastian tempat penampungan sementara dari Suku Dinas Pendidikan Dasar.
“Untuk melakukan rehab paling tidak butuh 1-2 bulan, makanya untuk sementara anak-anak akan ditampung,” kata Gunanda. Mengenai pembiayaan rehabilitasi, Gunanda juga sangat berharap bantuan dari masyarakat.
Dari pantauan Tempo, hanya bagian depan dari Restoran Medan Jaya serta SD Kartini yang tampak utuh. Sedangkan, di bagian belakang tampak bangunan hangus terbakar.
Di SD Kartini hanya beberapa meja dan bangku yang dapat diselamatkan dari api. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. “Hanya anjing pemilik rumah yang tidak berpenghuni yang mati terbakar,” kata Gunanda.
Muhamad Fasabeni - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|