Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pemilik Terakhir Mobil Pengangkut Bom Diketahui
Selasa, 14 September 2004 | 17:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:"Polisi sudah mendapat titik terang sekali tentang kepemilikan terakhir mobil (Daihatsu Zebra putih) pengangkut bom," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Firman Gani, Selasa (14/9) di rumah sakit MMC.

Polisi, katanya, sudah mendapatkan informasi tentang kepemilikan terakhir mobil itu. Selain itu kemarin polisi sudah memeriksa seorang pembeli mobil berikutnya dari Endang Santosa yang menjadi pemilik ketiga mobil yang dalam surat-suratnya bernama Jaky Anwar, bukan nama sebenarnya. Dari pemilik ketiga inilah didapatkan informasi siapa pemilik berikut mobil tersebut.

Namun Firman enggan menjelaskan siapa pemilik terakhir mobil tersebut dan domisilinya. "Dalam waktu singkat polisi akan mendapatkannya," ujarnya yakin. Sementara mengenai potongan daging yang diduga sebagai pelaku, Firman mengatakan, polisi masih merangkai potongan daging yang dekat dengan lokasi kejadian. "Logikanya yang paling dekat (potongan dagingnya) adalah pelaku," ujarnya.

Sebelumnya dua dari tiga tubuh yang ditemukan tim forensik berupa potongan-potongan tubuh sudah teridentifikasi. Keduanya adalah korban peledakan bom. Dengan demikian tinggal satu lagi tubuh yang belum terindentifikasi yang masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Mengenai kejadian tanggal 9 kemarin, Firman menyatakan, kegiatan intelijen merupakan faktor penting dalam upaya pengamanan di Indonesia. "Sekalipun polisi sebagai pengamanan, kegiatan intelijen patut didahulukan juga bantuan dari masyarakat," katanya.

Sementara mengenai ancaman bom, menurut dia, selalu datang di Jakarta. "Kita hampir setiap hari mendapat 10 sampai 15 kali ancaman bom melalui SMS di berbagai tempat," ujarnya. Pada hari kejadian, kata Kapolda, sampai dengan pukul 10.30 WIB tidak ada SMS bernada ancaman bom.

Yophiandi

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

12 Anggota DPRD Depok Penuhi Panggilan Polisi
Rp 1 Miliar untuk Kepala Azahari dan Noordin
Pasca Bom Kuningan, Wisatawan Australia Meningkat
Manuela Sadar Dari Koma
Polisi Sebut Satu Orang Pelaku Bom Bunuh Diri
Polisi Federal Australia: Ada Tiga Tersangka Bom Kuningan
Bom Kuningan Tidak Akan Kurangi Minat Wisatawan Ke Jakarta
Buku Biografi Imam Samudra Laku Keras
Polisi Cocokkan DNA dari Potongan Tubuh dengan Pihak Keluarga
3800 Personil Polda Sulawesi Utara Disiagakan
> selengkapnya...


Referensi

Jenderal Laskar Istimata
Doktor Elmaut dari Johor
Yayasan Pulih yang Pulihkan Trauma
> selengkapnya...

Website

Situs Anti-Narkoba Polda Metro Jaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data