Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Bom Kuningan Tidak Akan Kurangi Minat Wisatawan Ke Jakarta
Selasa, 14 September 2004 | 14:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tragedi bom di depan Kedutaan Besar Australia di kawasan Kuningan Jakarta dipastikan tidak akan mengurangi jumlah wisatawan. "Memang untuk beberapa bulan ke depan akan terjadi menurunan jumlah wisatawan. Tetapi dalam waktu enam bulan akan kembali normal," ujar Kepala Seksi Aktraksi Wisata Suku Dinas Pariwisatawa Jakarta Barat Yuni Syafril Amir di Jakarta, Selasa (14/9).

Walaupun belum mempunyai data yang pasti, ia yakin jika dalam waktu enam bulan jumlah wisatawan akan kembali normal, karena hal tersebut terjadi pada wisatawan di Bali setelah bom Bali dua tahun lalu.

Menurut Yuni, jumlah wisatawan di Jakarta yang sebanyak 15 persen dari jumlah pengunjung manca negara yang datang ke Jakarta akan kembali sama enam bulan ke depan.

Hal ini juga dibuktikan ketika bom meledak di Atrium Senen Jakarta. Ketika itu dia sedang berada di Singapura untuk mempromosikan pariwisata dii Jakarta. Saat itu pihak agen perjalanan swasta tidak bertanya tentang bom tersebut. "Mereka lebih banyak bertanya tentang kualitas daerah tujuan wisata yang kami tawarkan tanpa menyinggung soal bom," katanya.

Yuni berpendapat, memang diperlukan program promosi pariwisata untuk mengembalikan kepercayaan luar negeri setelah kasus bom ini. Program tersebut yaitu dengan memfokuskan wisatawan domestik sebagai sasaran utama. "Jangan melulu fokus pada wisatawan manca negara. Banyak kok orang Indonesia yang mampu," katanya.

Selain itu, juga dengan menjual potensi kawasan sekitar Jakarta. Diakuinya hingga hanya DKI saja, potensi jual pariwisatawanya kurang mendukung. "Karena DKI memang sentra bisnis dan pemerintahan. Oleh karena itu, berdayakan juga kawasan di sekitarnya," katanya.

Yuni berharap, pemerintah juga turut berperan dalam upaya promosi ini, misalnya, dengan mengaktifkan kembali Pusat Penerangan Pariwisata Indonesia (P3I). Menurutnya, sebelum krisis tahun 1998 lalu ada tujuh kantor P3I di seluruh dunia. Kantor-kantor P3I tersebut ada di kota-kota besar dunia seperti Los Angeles, Frankfurt, London, Sydney, Tokyo, Singapura dan Taipe.

Menurutnya, kantor P3I merupakan perpanjangan tangan pariwisata Indonesia. "Jangan sampai dengan adanya kasus bom ini, Indonesia kehilangan "tangan"," tandasnya.

Ami Afriatni - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPUD Makassar Diancam Bom
Buku Biografi Imam Samudra Laku Keras
Polisi Cocokkan DNA dari Potongan Tubuh dengan Pihak Keluarga
3800 Personil Polda Sulawesi Utara Disiagakan
Polisi Belum Berhasil Mengidentifikasi Pelaku Bom Kuningan
7 WNI di Tangkap di Melbourne
Koalisi Rakyat Indonesia Harapkan Pilpres Tanpa Kecurangan
Istri Azhari Tidak Pernah Percaya Suaminya Teroris
Polisi Akan Cocokkan DNA Tersangka
Hasyim Muzadi: Intelijen Indonesia Jangan Begini Terus
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Perjalanan Ali Gufron
Kronologi Kasus Imam Samudra.
Jenderal Laskar Istimata
Rangkaian Pencabut Nyawa
Imam Samudra: ”Demi Allah, Tak Akan Selesai”
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Inpres RI No. 4 Thn 2002 (kepada Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sehubungan dengan terorisme)
UU RI No.15 Thn 2003 Tentang Penetapan PERPU 1/2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Menjadi Undang-Undang
> selengkapnya...

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data