Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Saksi Mata: Pengebom Mengendarai Sepeda Motor
Kamis, 09 September 2004 | 13:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Salah seorang saksi mata kejadian pengeboman di depan Kedubes Australia Jalan HR Rasuna Said, Kamis (9/9), mengatakan pengebom mengendarai sepeda motor. Saksi mata yang bernama Rian Ardiyanto, 23 tahun, mengatakan saat kejadian ia sedang keluar dari Setiabudi Building.

Ketika itu juga ia melihat sepeda motor seperti menabrak sesuatu, tapi ternyata bunyi itu adalah ledakan. Saat itu juga asap berbentuk cendawan membumbung tinggi sekitar 50 meter berwarna putih.

Hempasan dari ledakan tersebut terasa seperti menarik benda-benda yang ada di sekelilingnya termasuk orang-orang yang sedang berdiri di trotoar Jalan Rasuna Said. “Saat itu juga saya langsung menunduk tiarap. Ledakannya terdengar dua kali,” katanya.

Pria yang bekerja di rumah produksi ini tidak terluka, namun ia merasa shock atas kejadian ini. Menurut pandangan matanya, orang-orang langsung lari dan suasana kacau saat itu. Ia berusaha menolong korban yang berjatuhan. “Saya juga membantu mengumpulkan ceceran jari manusia yang jumlahnya banyak,” katanya.

Sementara berdasarkan pemantauan Tempo di lokasi kejadian, potongan tubuh yang ditengarai milik pengebom di antaranya terdapat di tanah kosong di seberang kedutaan Australia yang letaknya sekitar 100-200 meter.

Beberapa kepingan sepeda motor yang diduga milik pelaku ledakan sudah terlempar hingga ratusan meter. Tempo sempat melihat langsung bersama Kepala Puslabfor Mabes Polri Irjen Dudon Saputra, yang saat ini tengah mengumpulkan dan melihat bukti-bukti di sekitar lokasi kejadian. Namun, Kepala Puslabfor belum bisa memberikan keterangan apapun.

Suasana di lokasi sangat mencekam, yang ada hanyalah bunyi sirene dan pecahan suara kaca-kaca jendela dari gedung-gedung yang jatuh tertimpa angin. Kaca-kaca gedung disekitar Jalan HR Rasuna Said hampir semuanya pecah berantakan, terutama Gedung Plaza 89, kantor Kementrian Koperasi, Menara Gracia, Graha Bina Karsa, kaca-kacanya pecah semua.

Sementara beberapa rekan wartawan tidak diperbolehkan masuk ke lokasi. Beberapa mobil diantaranya Hyundai Trajett B 1616 YG, Corona putih, Daihatsu Taruna, Hyundai Atoz, dan Truk Delta, masih berada didepan lokasi kejadian, kaca-kaca mobil tersebut pecah dan kemungkinan akan menjadi bukti-bukti bagi aparat kepolisian.

Di lokasi kejadian ini, Gubernur Sutiyoso sudah datang, Kabag Reskrim Mebas Polri, Suyitno Landung, Kahumas Polda Metro Jaya Tjiptono, juga berada di lokasi. Aparat kepolisian sekarang sedang mengolah tempat kejadian perkara dan bagi mereka yang tidak berkepentingan diusir dari tempat kejadian.

Poernomo G. Ridho

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Australia Keluarkan Travel Warning ke Indonesia
Dugaan Bom Bunuh Diri Belum Dapat Dipastikan
Daftar Korban di MMC Kuningan
Aa Gym Kecam Pemboman di Kedubes Australia
Menlu Australia ke Jakarta
BEJ Imbau Investor Tidak Panik
Banyak Korban di Kedutaan Besar Australia
Presiden Akan Mengunjungi Lokasi Ledakan
80 Dirawat, 3 Tewas di MMC
PM Australia: Informasi Akan Adanya Serangan, Sudah Diterima Beberapa Hari Lalu
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Abdul Jabar
Ledakan di Jakarta 2003
Bom di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru
Ciri Khas Bom Kelompok Hambali
Bom Natal 2000
Bom-Bom Hambali
PP RI No.24 Thn.2003 Tentang Tata Cara Perlindungan Terhadap Saksi, Penyidik, Penuntut Umum, Dan Hakim Dalam Perkara Tindak Pidana Terorisme
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data