|
Jakarta Barat
City Walk Sebagai Alternatif Penataan Kota Tua
Rabu, 08 September 2004 | 16:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih city walk sebagai konsep alternatif penataan kota tua yang terletak di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Saat ini konsepnya masih digodok di Bappeda Provinsi," ujar Kepala Sub Bagian Tata Ruang dan Pengembangan Kota Administrasi Sarana Perkotaan Jakarta Barat, Bambang Djoko Susilo, di Jakarta Rabu (8/9).
Menurut Bambang, konsep city walk ini sangat cocok untuk penataan kota tua yang masih memiliki gedung-gedung bernilai historis. "Karena kota tua memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daerah pariwisata, sehingga konservasi gedung tua dinilai perlu dilakukan," ujarnya.
Menurut Bambang, masalah yang ditemui saat ini ialah bagaimana melakukan penataan gebung-gedung tua tersebut, yang notabenenya milik masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah berencana untuk membentuk forum bebas yang menangani penataan gedung-gedung tersebut.
"Anggotanya terdiri dari pakar tata kota, misalnya Ikatan Arsitektur Indonesia, mahasiswa, dan terutama masyarakat sekitar sendiri. Sebelum pembentukan forum ini, langkah awal yang harus dilakukan ialah menangani kemacetan lalu lintas yang tiap hari terjadi.
Bambang menjelaskan, busway adalah langkah awal yang baik, yang akan dikembangkan untuk transportasi ke kota tua. Sampai saat ini busway baru sampai Stasiun Kota.
"Nantinya, jalur busway akan dibuat mengelilingi kota tua. Sehingga di tengah kota tidak ada kendaraan bermotor, yang ada hanya ojek sepeda sebagai transportasi utama di dalam kota tua," katanya.
Dipilihnya ojek sepeda sebagai transportasi utama juga untuk tetap melestarikan mata pencaharian warga sekitar kota tua, yang memang dari dulu telah ada.
Penataan kota tua ini kemungkinan juga akan diikuti oleh pemugaran gedung-gedung tua. Bambang menjelaskan, tipe pemugaran ada dua, yaitu pemugaran yang dilakukan dengan tidak mengubah ciri-ciri aslinya dan pemugaran yang tidak boleh dilakukan sama sekali, contohnya museum.
Ami Afriatni - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|