Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Selatan

Jasa Marga Membangun Jalan Alternatif Tol
Selasa, 07 September 2004 | 17:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Jasa Marga membuka jalan sementara di ruas tol Veteran-Ulujami untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi setiap pagi dan sore di Jalan Veteran, Jakarta Selatan.

Menurut pemimpin proyek pembangunan JORR ruas W-2 Ponco Yono Sudiro, jalan sementara ini ditargetkan akhir Oktober 2004. "Jalan ini merupakan temporari untuk mencari alternatif," katanya di Jakarta ketika meninjau proyek pembangunan, Selasa (7/9).

Ponco mengatakan biaya ekstra untuk pembangunan jalan mencapai Rp 300 juta, sementara nilai proyek menjadi bertambah dari awal sebesar Rp 86 miliar menjadi Rp 98 miliar.

Seharusnya, kata Ponco, terusan tol Veteran-Ulujami sudah bisa dibangun. Namun karena pembebasan lahan yang dimiliki oleh PT Bio Medical belum mencapai kesepakatan maka dibangun jalan alternatif di samping ruas jembatan rencana semula.

Upaya ini untuk membuka jalur pemakai jalan dari arah Bintaro menuju Ciledug Raya serta arah Bintaro ke arah Tanah Kusir demikian pula sebaliknya. Jalur ini memangkas jarak dari Bintaro ke Ciledug Raya kurang lebih 600 meter. Sementara jarak antara Bintaro ke arah Bintaro Permai terpangkas kurang lebih 500 meter. "Jalur ini memberikan solusi pada kemacetan di wilayah itu," katanya.

Kemacetan dari arah Bintaro dan Serpong, kata Ponco, sudah sulit diatasi. Hal itu dikarenakan kondisi Jalan Bintaro Permai yang macet ditambah setiap 9 menit ada kereta lewat. "Secara teknis sulit diatasi," katanya.

Mengenai pembebasan lahan, Ponco mengatakan, pemilik PT Bio Medical meminta harga di atas Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Pemilik perusahaan farmasi itu mempunyai tanah seluas 9.750 meter persegi, namun hanya digunakan PT Jasa Marga seluas 4.300 meter persegi.

"Dia (pemilik tanah) meminta tanah dibebaskan semua. Tapi menurut aturan tidak bisa," kata Ponco. Pemilik tanah meminta harga sebesar Rp 2,8 juta per meter. Tapi harga NJOP hanya sebesar Rp 2,1 juta per meter.

Agriceli - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Apindo: Seharusnya Jasa Marga Tak Jadi Operator
IPO Jasa Marga Terganjal Revisi UU Jalan
Tangerang Akan Bangun Jalan Tol Lingkar Selatan
Gapensi : Tender Jasa Marga Tidak Transparan
Bahana Sekuritas Gandeng BNI Danai Tol Jawa Tahap I
DPR Dukung Jasa Marga Terbitkan Obligasi
Tukang Ojek Melakukan Aksi Bakar Ban
Lagi, Truk Bermuatan Kayu Dirampok di Tol
Jasa Marga Minta Sisa Tol Veteran-Ulujami Dieksekusi
Gubernur Setujui Gusur Sisa Lahan Tol Ulujami-Veteran
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data