Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bogor

Bogor Diancam "Bom" Lagi
Jum'at, 03 September 2004 | 23:05 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor: Hanya berselang sehari setelah meledaknya bom petasan dan ditemukannya benda yang diduga bom, Kota Bogor diancam bom lagi. Kali ini bungkusan mencurigakan diperkirakan bom ditemukan di lift Pusat Grosir Merdeka (dulu Merdeka Mall), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bogor, sekitar pukul 19.30 WIB. Hingga saat ini Polresta Bogor masih melakukan penyisiran ke lokasi lain sambil menunggu tim tim Gegana Mabes Polri datang.

Bungkusan mencurigakan diduga bom ini ditemukan oleh Ali, 22 tahun, karyawan cleaning service, yang akan membersihkan lantai atas. Ketika ia melihat bungkusan tersebut, Ali dengan ketakutan melaporkan ke Satpam setempat. Mendapat laporan penemuan benda mencurigakan Satpam tersebut langsung lapor ke polisi.

Dengan cepat polisi berdatangan ke Pusat Grosir Merdeka, mereka memberitahu kepada pihak penggelola agar menutup pertokoan tersebut. Pengunjung yang sedang berbelanja maupun pemilik toko semula belum mengetahui ditemukan bom, mereka terheran-heran, karena biasanya grosir ini tutup pukul 20.30 WIB. Ketika di luar banyak polisi, barulah mereka menyadari bahwa di tempat itu di temukan bom.

Sampai malam ini ratusan orang masih menyaksikan upaya evakuasi benda yang dicurigai sebagai bom. Polisi memberi batas policeline, agar masyarakat yang menyaksikan jauh dari Pusat Grosir Bogor dengan alasan keamanan.

Kapolresta Bogor, Ajun Komisaris Besar Bambang Sugeng, membenarkan adanya laporan penemuan benda yang diyakini bom, tetapi ia sendiri masih ragu apakah benda tersebut benar-benar bom atau hanya lelucon orang yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi agar masyarakat resah.

"Saya berharap masyarakat Bogor tetap tenang, karena kejadian kemarin hanya sebuah petasan saja bukan bom, di Hero Pajajaran juga bukan benda yang diyakini bom, karena ternyata hanya sebuah bungkusan yang di dalamnya ada kabel bekas. Bisa jadi yang ditemukan saat ini bukan bom," ujar Sugeng.

Deffan Purnama - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PM Australia Gusar Atas Skandal Starbucks
Bogor Diguncang Dua Ledakan
Ali Imron Dibawa ke Jakarta untuk Pengembangan Penyelidikan
Polri Tidak akan Ubah Surat Penahanan Ba'asyir
Kotak Hitam Pesawat Rusia Mulai Bicara
Sidang Pertama Praperadilan Ba'asyir Digelar
Kapolda Lantik Detasemen Khusus 88 Anti Teror
Terdakwa Marriot Divonis 10 Tahun Penjara
Sembilan Tersangka Terorisme Ditahan di Mabes Polri
Berkas Perkara Abu Bakar Ba'asyir Dinyatakan Lengkap
> selengkapnya...


Referensi

Ledakan di Jakarta 2003
Paketan Bom di Indonesia
Teror Bom di Indonesia (Beberapa di Luar Negeri) dari Waktu ke Waktu
Jamaah Islamiyah
Paketan Bom di Indonesia
Hambali

Website

Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data