|
Banten
Wartawan Al-Jazeera Kecopetan di Bandara Soekarno-Hatta
Jum'at, 03 September 2004 | 19:49 WIB
TEMPO Interaktif, Banten: Reporter TV Al-Jazeera, Al-Amro Yasier Abdul Aziz, 24 tahun, menjadi korban pencopetan di terminal II-D keberangkatan Luar Negeri Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (3/9) sekitar pukul 14.30 Wib.
Tasnya, berisi komputer jinjing (lap top) dibawa kabur
dua orang pencopet. Petugas satpam bandara tak lama
setelah kejadian itu berhasil membekuk keduanya.
Melihat kejadian itu, Yasier hanya menggeleng-gelengkan
kepalanya. "Indonesia's not safety (Indonesia tidak aman)," celetuknya dengan bahasa Inggris yang terbata-bata.
Yasier berniat terbang kembali ke Riyadh bersama istrinya. Saat di lobi terminal II D, ia duduk menunggui sang istri, Widi, 23 tahun, yang juga warga
negara Indonesia yang saat itu sedang membeli tiket. Tas hitam berisi laptop diletakan persis di sampingnya.
Saat ia menoleh, tas itu sudah tidak ada. Ia pun
berteriak-teriak minta tolong sambil tangannya menunjuk
pada dua pria yang kabur membawa tasnya. Dua satpam
bandara segera bereaksi dan mengejarnya. Kedua pencopet
itu pun tertangkap oleh pengunjung bandara.
Salah satu copet sempat dipukuli massa. Kejadian itu tak berlangsung lama, polisi dan petugas keamanan bandara berhasil mengamankan. Kepala kepolisian khusus bandara AKBP Firman Setyabudi mengatakan, dua pencopet saat ini masih diperiksa. "Diduga kuat copet ini mempunyai jaringan dan yang sering beroperasi di bandara. Kita akan kembangkan kasus ini untuk membongkar kelompoknya," ujarnya.
Ditemui usai kejadian, istri Yasier yang juga WNI dan
tinggal di Narogong Bekasi, mengaku baru menikah dengan
Yasier sebulan lalu. "Suami saya setiap dua pekan sekali mengunjungi saya di Indonesia," kata Widi.
Ayu Cipta - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|