Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kader Golkar Daerah Tolak Koalisi Kebangsaan
Jum'at, 03 September 2004 | 12:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar seratus orang yang menyatakan dirinya kader Partai Golkar dari beberapa DPD di Jawa Barat, antara lain Bekasi dan Karawang, menyatakan sikapnya menolak Koalisi Kebangsaan.

"Kami tidak mendukung keputusan DPP Partai Golkar dan menolak Koalisi Kebangsaan," kata Abu Fitri Mu'min, kordinator lapangan Forum Bersama Arus Bawah yang merupakan gerakan simpatisan dan kader Golkar di Bundaran Hotel Indonesia, Jumat (3/9).

Menurut Abu, kader Golkar di daerah tidak ingin lagi dilacurkan, mereka melihat selama ini Akbar Tandjung tidak bersungguh-sungguh menggolkan Wiranto sebagai calon dari Partai Golkar, tapi kini malah dengan semangat mendukung Megawati dalam Koalisi Kebangsaan. "Saya heran, ada apa ini?" tanyanya.

Abu merasa heran, mengapa keputusan DPP Partai Golkar pada pilpres I, mencalonkan Wiranto-Wahid adalah keputusan organisasi, tetapi Akbar Tandjung tidak melakukan hal yang serius untuk mendukung Wiranto. "Berdasarkan pemikiran tersebut, kami, kader dan simpatisan partai Golkar merasa perlu untuk melakukan gerakan penyelamatan dari perpecahan dan kehancuran," katanya.

Forum Bersama Arus Bawah kemudian menuntut agar dilaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa atas sikap Akbar Tandjung. Menuntut agar memecat Akbar Tanjdung, Agung Laksono, Budi Harsono dan Mahadi Sinambela dari partai Golkar karena hanya mementingkan diri sendiri.

Mereka juga menuntut diberikannya kebebasan bagi kader Partai Gokar dalam menentukan pilihan pada pemilihan presiden putaran kedua, tanpa arus mendapat ancaman pemecatan.

Aksi dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dengan mengibarkan puluhan bendera Golkar.

Muhammad Fasabeni - TEmpo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jusuf Kalla Janjikan Kabinet 30 Menteri
Ratusan Massa Demo Pelantikan DPRD Depok
Kapolri Undang Kapolda untuk Bahas Pengamanan Pilpres II
Jusuf Kalla Merasa Tidak Pecah Belah Golkar
Panwaslu Minta PDIP dan Golkar Fair
Golkar Beri Peringatan Keras Kepada Fahmi Cs.
KPU Bantah Jatim Rawan Konflik Horizontal
SBY Minta Restu Sultan Sepuh
SBY akan Menonton Lomba Dayung
Jusuf Hasyim: Sikap Netral PKB Cegah Perpecahan
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data