|
Bekasi
Pemerintah Bekasi Diingatkan Bahaya Abrasi
Selasa, 31 Agustus 2004 | 17:52 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi: Pemerintah Kabupaten Bekasi diingatkan mengenai bahaya abrasi yang terus berlangsung hingga saat ini. Seperti disampaikan Direktur Environmet Comunnity Union (ECU), Benny Tunggul, abrasi yang terus berlangsung di pesisir utara itu dapat merusak kualitas air tanah.
Menurut Benny, penyebab abrasi yang terjadi saat ini karena adanya perampokan pasir laut di sepanjang pesisir pantai. Pencurian pasir berlangsung tiap hari tanpa dapat dikendalikan sehingga mengurangi kandungan pasir. "Pasir ini berfungsi, sebagai netralisasi air tawar. Kalau pasir hilang, seluruh kandunga air akan berubah asin," kata dia.
Peringatan ini menanggapi maraknya aksi pencurian pasir di Kecamatan Muara Gembong. Pencurian itu menyebabkan abrasi. Bahkan, lokasi pencurian tiap tahun makin meluas. Camat Muara Gembong, Muharrom, juga menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan mengabaikan kerusakan ekosistem akibat kasus ini.
Menurut Benny, musibah ini telah berlangsung bertahun-tahun, namun pemerintah sepertinya tak menunjukkan itikad untuk mencegahnya. Dia mengingatkan, jika pemerintah tak menindak para pelakunya, maka besar kemungkinan bahwa memang ada main mata antara pemerintah dan pengusaha yang mencuri pasir.
Siswanto - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|