Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tangerang

Anggota TNI Yon Arhanudri Diberondong Peluru
Jum'at, 20 Agustus 2004 | 16:20 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Seorang anggota TNI bernama Daeng Saenudin, 25 tahun, tercatat sebagai anggota Bakaud Raipur, Yonif A, Arteleri pertahanan udara (Arhanudri) yang juga tinggal di Kompleks Arhanudri, Duri Pakulonan, Serpong, Kabupaten Tangerang tertembak.

Anggota TNI berpangkat sersan dua itu terkena tembakan lima peluru. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Serpong, Kampung Batu Selatan, RT 01/02, Desa Pakulonan, Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (19/8) pukul 21.30 WIB.

Kepala Satuan Reskrim Polres Tangerang, Ajun Komisaris Pol. Asep Adi Saputra membenarkan peristiwa penembakan yang mengenai salah satu anggota TNI AD tersebut. Asep mengatakan, polisi belum mengetahui motif penembakan terhadap Serda Sainudin itu.

"Sesaat setelah ditemukan, korban dibawa ke RSPAD Gatot Subroto, guna menjalani perawatan," kata Asep.

Dari penuturan Mumin, 49 tahun, saksi mata yang sehari-hari berdagang rokok di dekat lokasi kejadian, malam itu korban dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria B-4055-LU mendatangi kiosnya untuk menitipkan kendaraannya.

Saat itu kebetulan ada dua kawan Mumin, yakni Supardi, 35 tahun dan Yanto, 37 tahun. "Setelah menitipkan kendaraannya, lalu korban menyeberang jalan," kata Mumin.

Mumin juga melihat korban membonceng motor yang dikendarai seseorang. "Saya lihat korban membonceng motor Honda Supra, pengendaranya memakai helm. Tapi sekitar 200 meter kami mendengar lima letusan tembakan," kata Mumin.

Diketahui ternyata korban penembakan itu adalah Saenudin. Ia tergeletak di pinggir jalan dekat pusat belanja Depo Bangunan. Saat ditemukan R. Kosih, warga setempat korban masih mengenakan celana PDL loreng dan kaos.

Sementara itu menurut informasi polisi, lima peluru yang belum diketahui penembaknya itu tiga mengenai dada, satu menembus perut dan satu di bagian bawah alat vital korban. Serta sebuah peluru mengenai tangan kanan korban.

Warga yang mengetahui peritiwa itu kemudian melaporkan ke Polsek Serpong yang kemudian diteruskan ke Polres Tangerang. Korban sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto sempat dibawa ke RS Kesdam, Jalan Daan Mogot Tangerang.

Dikatakan Asep, polisi menyita empat selongsong, satu proyektil, dua butir peluru kets. "Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," kata Asep, peluru itu katanya diduga dari senjata FN kaliber 46 mm.

Ayu Cipta - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tim SBY Optimis Raih 95 Persen Suara Keluarga TNI
LSM Desak Polri Tetapkan PT Newmont Sebagai Tersangka
TNI Angkatan Laut Dapat Hibah Tujuh Kapal
Keluarga Mendesak Pemerintah Usut Kematian TKI
KSAD: Pembinaan Teritorial Sangat Penting
Mabes Polri Selidiki Kasus Syaifudin Umar
Ramos Horta Akui Pulau Batek Milik Indonesia
TPM Minta Penganiaya Saifudin Umar Diusut
Jusuf Kalla Bertemu Kapolri
Ambon Siaga Satu Menjelang HUT RI
> selengkapnya...


Referensi

Sejarah TNI AU
Spesifikasi F-16
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
UU RI nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2004>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data