|
Jakarta
Penunjukkan Tim Pembanding yang Menilai Kekuatan Bangunan Pasar Tanah Abang, Belum Final.
Rabu, 18 Agustus 2004 | 15:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pertemuan antara perwakilan pedagang Pasar Tanah Abang dan PD Pasar Jaya untuk menunjuk pihak yang mampu memberi pendapat alternatif (second opinion)tentang kekuatan struktur bangunan pasar khususnya blok B,C,D dan E, berlangsung alot. Pertemuan yang dilakukan selama satu jam di kantor pusat PD Pasar Jaya di Jalan Pramuka itu belum mencapai kata sepakat siapa yang akan ditunjuk melakukan penelitian kekuatan struktur bangunan itu.
Direktur Utama PD Pasar Jaya Prabowo Soenirman menuding para pedagang pasar Tanah Abang mengingkari kesepakatan semula yang mereka buat bersama pada Jumat pekan lalu. Saat itu, menurutnya, pihak PD Pasar Jaya dan para pedagang sepakat tidak menunjuk Universitas Indonesia sebagai pencari pendapat kedua mengenai kekuatan struktur bangunan pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut. "Kita sudah sepakat tolong jangan ini dimentahkan dan saya sudah lapor ke gubernur," katanya di kantor pusat PD Pasar Jaya di Jalan Pramuka, Jakarta, Rabu (18/8).
Dalam pertemuan itu, perwakilan para pedagang meminta Universitas Indonesia (UI) melakukan kajian terhadap kekuatan struktur bangunan Pasar Tanah Abang sebagai pembanding. Sebelumnya kajian itu dilakukan Institut Teknologi Bandung yang menyatakan bangunan tersebut harus direnovasi. Namun, permintaan menunjuk UI sebagai pembanding ditolak Prabowo.
"Salah satunya badan pengawas kami adalah orang yang ada di lembaga teknik itu, Profesor Ismed Abidin itu adalah orang kami," katanya. Ia kuatir dengan penunjukkan UI sebagai tim kajian teknis, akan tidak independen. "Kita putuskan saja, pemberi pendapat adalah pihak di luar Jakarta. Kami yang membiayai," katanya dengan nada tinggi.
Sementara itu, perwakilan para pedagang menampik adanya kesepakatan untuk menunjukk tim kajian di luar UI. "Itu pendapat sepihak," kata Bahari Alimuddin, ketua tim teknis pedagang Pasar Tanah Abang. Menurutnya saat itu, belum ada kesepakatan menunjuk tim kajian di luar UI. "UI itu universitas yang paling kredibel saat ini, Ismed bukan punyanya UI. Justru yang seharusnya kuatir kita bukan dia," katanya.
Pertemuan itu akhirnya belum menghasilkan kata sepakat. Ketua tim perwakilan pedagang Pasar Tanah Abang, Sofyan Masyhud, mengatakan mereka belum memikirkan kemungkinan penunjukkan tim lain selian UI. "Kita akan bicarakan dengan para pedagang dulu," katanya usai rapat.
Pertemuan akan kembali diadakan di tempat yang sama pada Senin pekan depan sekitar pukul 13.30 WIB dengan agenda membicarakan penunjukkan tim tersebut.
Edy Can - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|