|
Tangerang
45 Anggota DPRD Disinyalir Dapat Jatah Proyek
Senin, 21 Juni 2004 | 19:29 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mengungkapkan bahwa proyek perbaikan dan rehabilitasi jalan yang dialokasikan dalam APBD 2004 di Kabupaten Tangerang disinyalir jadi bancakan.
Dugaan tersebut diungkapkan Ketua Komisi B, Suryadi. Menurut dia, setiap anggota Dewan telah mendapat jatah satu paket proyek pengerjaan jalan dari Dinas Bina Marga.
"Bukti dan data bahwa setiap anggota DPRD mendapat jatah masing-masing satu proyek, yaitu saya sendiri diberi proyek jalan di salah satu kecamatan," ujarnya kepada Tempo News Room Senin (21/6).
Suryadi mengatakan, dirinya menerima kabar ini langsung dari Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, Maryoso. "DPRD dapat 45 paket proyek pengerjaan jalan golongan K2," ungkapnya.
Suryadi mengakui sempat bingung ketika diberitahukan dia mendapat jatah proyek rehabilitasi jalan di wilayah Kronjo senilai Rp 275 juta. "Saya tidak bisa menerima proyek itu," ujar anggota Dewan dari Fraksi PPP tersebut. Menurut dia, tahun ini terdapat 277 paket proyek rehabilitasi dan perbaikan saran jalan yang telah ditetapkan dalam APBD.
Menurut Suryadi, sebanyak 125 paket merupakan jatah dari asosiasi, sedangkan 45 paket menjadi jatah Dewan. Pihaknya mempertanyakan alokasi 81 proyek perbaikan dan rehabilitasi jalan lainnya. "Pertanyaan saya, sisa proyek yang lainnya dikerjakan oleh siapa. Ini tentu harus jelas," katanya menandaskan.
Pihaknya memaparkan, dari 277 paket proyek pengerjaan jalan tersebut untuk golongan K1 asosiasi mendapat jatah 15 paket, golongan K2 96 paket, dan golongan K3 mendapat jatah 14 paket, sedangkan sisanya dikerjakan Dinas Bina Marga. Kata Suryadi, jatah dinas itu golongan K1 33 paket, K2 110 paket, dan K3 sembilan paket.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Tangerang, Sys Abdul Gani membantahnya. Menurut dia, kabar tentang adanya anggota Dewan yang mendapat jatah satu paket proyek dari Dinas Bina Marga tidak benar. "Tidak benar, kalau anggota Ddewan mendapat jatah proyek jalan itu," kilahnya.
Menurut Sys, semua pengerjaan proyek jalan telah ditenderkan. Bahkan, kata dia, untuk 2005 mendatang semua proyek pengerjaan dan perbaikan jalan bakal ditenderkan secara terbuka dan transparan. Untuk saat ini, pengerjaan proyek itu memang ada yang masih dilakukan dalam bentuk penjatahan tetapi masih dalam prinsip.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, Maryoso juga membantah adanya tudingan yang mengatakan pihaknya telah membagi-bagikan jatah proyek kepada anggota Dewan. Menurut dia, semua proyek yang ada di dinasnya ditawarkan melalui proses tender terbuka. "Menurut saya itu kabar bohong, namun jika ada orang-orang yang mengaku mendapatkan proyek itu bisa saja," katanya.
Joniansyah - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|