|
Jakarta
Senin, Megawati Resmikan Pembangunan Monorel
Minggu, 13 Juni 2004 | 16:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Megawati Soekarnoputri dijadwalkan akan meresmikan pembangunan tiang pancang monorel, besok Senin (15/6). “Peresmian secara simbolis dengan menekan tombol," kata Muhayat, Kepala Humas dan Keprotokolan Pemda DKI Jakarta, Minggu(13/6) di kawasan Senayan.
Di tempat peresmian Jl. Asia Afrika, minggu siang, tampak beberapa pekerja sedang bersiap-siap. Tenda besar untuk tempat acara telah berpendingin udara. Karpet merah pun sudah digelar.
Sementara satu tiang pancang atau paku bumi telah tertancap di median jalan. Rencananya pembangunan tiang pancang ini akan segera berjalan begitu tombol peresmian berbunyi. "Namun hanya sesaat, setelah itu berhenti dulu untuk melanjutkan acara, karena suaranya bising,"ujar Muhayat. Tiang pancang yang digunakan sepanjang 6 meter.
Peresmian pembangunan proyek monorel ini juga akan dihadiri oleh beberapa menteri terkait dan tamu lainnya. Beberapa menteri yang diundang adalah Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah, Soenarno, sekaligus bertindak menjabat sebagai Menteri ad interm Perhubungan, Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Menteri Keuangan, Bapenas."Namun belum pasti bisa hadir semua,"kata Muhayat.
Muhayat menambahkan undangan yang akan hadir sekitar 400 orang. Oleh karena itu Jl. Asia Afrika sebagai tempat peresmian sebaiknya dihindari oleh para pengemudi saat berlangsungnya acara.
Direncanakan, ketinggian bangunan penopang monorel sekitar 5,5 meter dari permukaan tanah. "Untuk satu tiang pilar, membutuhkan 9 tiang pancang," kata Chusnul Jaqin, Manajer PT Adhi Karya, pelaksana pembangunan proyek ini. Chusnul menjelaskan, untuk satu tiang pilar penyangga dapat dikerjakan dalam 9 hari. Jarak antar pilar sekitar 30 meter, diatasnya akan memuat dua buah rel.
Teknis pengerjaannya, menurut Chusnul, dilakukan secara bertahap. “Pembuatan tiang pilar penyangga ini harus dikerjakan satu persatu," ujarnya. Untuk menghubungkan antar pilar akan digunakan beton cor juga. Rencananya proyek ini akan selesai dalam jangka waktu 2 tahun."Pokoknya kita akan kebut untuk selesai tahun 2006," kata Sukmawaty Syukur, Juru Bicara Jakarta Monorail, beberapa waktu yang lalu.
Jakarta Monorail akan membangun dua jalur sekaligus. Satu jalur, yang disebut dengan blue line, akan membentang dari Roxy sampai Kampung Melayu. Jalur ini mempunyai 13 stasiun. Satu jalur lagi, disebut green line. Jalur yang mempunyai 17 stasiun ini berawal dari Jl. Rasuna Said, melewati Casablanca, kawasan Kuningan, Jl. Sudirman, kawasan Senayan kembali menuju Rasuna Said.
Proyek ini ditangani oleh dua konsorsium yang tergabung dalam Jakarta Monorail, yaitu konsorsium ITC dan konsorsium Asean Incorporated. Proyek ini akan menelan investasi sebesar USD 600 juta.
Sutarto – Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|