Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Sutiyoso: Tidak Ada Penolakan LPJ Tahunan
23 April 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menegaskan, laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahunan dilakukan untuk mengoreksi kinerja pemerintah daerah. Untuk itu, tidak ada pilihan menerima atau menolak pelaporan itu. "Lebih baik dewan memberi catatan tentang kinerja pemerintah daerah untuk dijadikan bahan koreksi pemerintah daerah. Jadi, tidak ada unsur ditolak atau diterima dalam LPJ tahunan," kata Sutiyoso, di Jakarta, Jumat (23/4).

Padahal, rencana penolakan LPJ oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sudah berhembus kencang belakangan ini. Lihat saja Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera misalnya, yang sepakat menolak LPJ itu. "Banyak catatan buruk terhadap kinerja pemerintah daerah setahun lalu. Fraksi saya bersama PKS akan menolak laporan pertanggungjawaban Sutiyoso," kata Syamsidar Siregar, anggota Fraksi Reformasi DPRD DKI Jakarta dari PAN, beberapa hari lalu.

Sinyalemen penolakan juga datang dari Fraksi PPP. Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta A. Rahman mengatakan, fraksinya menemukan kelemahan mendasar dalam kinerja pemerintah daerah, diantaranya soal kinerja Badan Pengawasan Daerah. "Sebagian besar anggota fraksi kami menolak LPJ tahunan kali ini," kata Rahman.

Sinyal serupa juga datang dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. "Fraksi kami sudah mengambil sikap untuk menolak laporan gubernur. Bahkan, sudah ada instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat PDIP untuk menolak laporan itu," kata Supangat, anggota fraksi PDIP di Komisi E DPRD DKI Jakarta. Sayangnya, pernyataan Supangat itu, justru dibantah Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Maringan Pangaribuan yang mengatakan, PDIP masih mendengarkan masukan dari wakil fraksinya di komisi. "Juga tidak ada instruksi dari DPP PDIP itu," kata Maringan.

Multazam - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Gubernur Banten Mengaku Ditekan
Pendukung Wikanda Datangi DPRD Bekasi
DPRD Bekasi Dijaga Ketat
Ribuan Massa Tolak LPJ Bupati Bekasi
Gubernur Sumatera Utara Didemo

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data