Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Pertamina Gelar Operasi Pasar Minyak Tanah
26 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina Unit Pemasaran (UPMS)-III mengadakan operasi pasar minyak tanah di beberapa tempat di Jakarta. Operasi ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan minyak tanah yang belakangan terjadi, dan dalam upaya untuk menstabilkan harga.

Operasi dilakukan antara lain di Kelurahan Kramat dan Menteng Pulo, Jakarta Pusat, Jumat (26/3). Di setiap tempat operasi Pertamina mematok 5.000 liter minyak tanah. Pertamina menargetkan minyak tanah yang akan dilepas di wilayah UPMS-III setiap harinya mencapai 100 ribu liter. Wilayah UPMS-III meliputi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Masyarakat yang sebagian besar kelas ekonomi menengah ke bawah menyambut dengan antusias operasi pasar itu. Melalui operasi itu, mereka bisa membeli minyak tanah dengan harga yang lebih murah Rp 885 per liter. Biasanya, warga membeli dengan harga Rp 1.200 per liter. Bahkan, pada saat kelangkaan terjadi harga bisa mencapai Rp 1.500 per liter. Padahal, pemerintah telah menetapkan harga eceran minyak tanah untuk rumah tangga sebesar Rp 900 per liter.

Dalam operasi itu Pertamina membatasi volume pembelian minyak tanah oleh masyarakat. Tiap kepala keluarga hanya diperbolehkan membeli maksimal 20 liter. Kebijakan itu dikeluarkan agar pembagian minyak tanah merata kepada semua masyarakat.

Hadir dalam operasi pasar itu Komisaris PT Pertamina (Persero) Syafruddin Temenggung dan Iin Arifin Takhyan yang juga menjabat sebagai Dirjen Migas di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Dari jajaran direksi tampak Direktur Keuangan Pertamina Alfred Rohimone.

Retno Sulistyowati - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Pertamina Segera Revitalisasi Pasca Kebocoran
Pertamina Belum Berhasil Hentikan Kebocoran Gas
Warga Akibat Kebocoran Gas Masih Mengungsi
39 Warga Keracunan Kebocoran Gas Pertamina
Pertamina Akan Tambah Pasokan Minyak Tanah

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data