Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta Selatan

Tol Veteran-Ulujami Menunggu Keputusan Gubernur
12 Maret 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Permasalahan ruas tol lingkar luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road-JORR) ruas Veteran-Ulujami hingga saat ini masih belum bisa diselesaikan. Dari ruas yang dijanjikan sepanjang 1,3 kilometer, kendala terbesar ada pada pembebasan lahan milik lima keluarga di ruas itu.

Lima keluarga tersebut meminta pembebasan lahan sekitar Rp 3,5 juta per meter persegi, lebih besar ketimbang keputusan Wali Kota Jakarta Selatan senilai Rp 2,2 juta untuk luas yang sama.

Menurut Kepala Humas Jasa Marga Zuhdi Saragih, kelima keluarga yang masih menyengketakan harga pembebasan lahan itu yakni Ratna Suminar seluas 1.480 meter persegi, Muchlison Zaeni seluas 189 meter persegi, Azhari Saat seluas 1.814 meter persegi, Muhamad Pekir seluas 214 meter persegi, dan PT Biomet seluas 4.316 meter persegi.

"Kecuali Ratna Suminar, keempat pihak lainnya meminta uang ganti rugi senilai Rp 3,5 juta," kata Saragih kepada Tempo News Room di Jakarta, Jumat (12/3). Padahal, kata dia, Wali Kota Jakarta Selatan telah mengeluarkan keputusan biaya ganti rugi kelima keluarga itu sebesar Rp 2,2 juta per meter persegi.

"Untuk Ratna Suminar, sebetulnya pihak pemilik tanah sudah menyetujui pembayaran ganti rugi lahan, namun karena lahan tersebut adalah tanah sengketa, eksekusi diundur hingga ada keputusan pengadilan mengenai siapa pemilik yang sah atas tanah tersebut."

Saragih mengatakan ruas tol sepanjang 1,3 kilometer itu sebetulnya telah dibangun akhir tahun 2003 lalu. Namun hingga kini penyelesaiannya masih terkatung-katung. "Padahal, jika pemilik tanah menyetujui uang ganti rugi sebesar Rp 2,2 juta, empat bulan kemudian ruas tol itu dipastikan sudah bisa digunakan," tambah Saragih.

Pihaknya, menurut Saragih, bersama tim pembebasan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Permukiman dan Prasarana Wilayah, Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Walikota Jakarta Selatan dan Camat setempat--disebut Tim Sembilan-- telah melakukan pembicaraan dengan warga dan pihak-pihak yang meminta penambahan jumlah ganti rugi, namun hasilnya sampai saat ini belum nampak.

Akibat kebuntuan pembicaraan dengan warga tersebut, persoalan tersebut akhirnya dibawa ke tingkat Gubernur DKI Jakarta. Hinga saat ini pihak Gubernur sendiri, kata Saragih, masih belum memutuskan persengketaan tersebut.

"Sampai saat ini kami masih menunggu keputusan Gubernur, apakah nantinya biaya ganti rugi diputuskan sebesar keputusan Wali Kota Rp 2,2 juta, atau besarnya lain," ujarnya.

Danto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Investor Hasil Tender Tol Jakarta-Cirebon Diusulkan Dicabut
Tol Bogor Ring Road Akan Segera Dibangun
Pemerintah Bersedia Jamin Pembiayaan Tol Jawa
Investor Berharap Perbaikan Kebijakan Investasi Jalan Tol
Pembangunan Tol Jawa Ditargetkan 2004-2009

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data