|
Metro
DKI Bantah Tawarkan Bekasi Bergabung
26 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Biro Humas Provinsi DKI Jakarta Muhayat membantah Gubernur Sutiyoso telah menawarkan ke Pemerintah Kota Bekasi untuk bergabung dengan DKI. “Tidak ada penawaran dari pemerintah DKI,” sangkal Muhayat di Balai Kota, Senin (26/1).
Menurut dia, selama ini yang ada adalah pembicaraan bagaimana kerja sama yang saling mendukung kedua daerah. “Bagaimana kerja sama yang saling menguntungkan antarkedua tetangga,” katanya lagi.
Ia melanjutkan, pembicaraan yang dilakukan pemerintah DKI dengan Kota Bekasi belum dalam bentuk janji-janji. Begitu juga mengenai DKI Jakarta akan memberikan Rp 3 triliun untuk anggaran pendapatan dan belanja ke Kota Bekasi, nantinya jadi bergabung. Muhayat menolak mengomentari lebih jauh sesuatu yang masih belum jelas.
Seperti diberitakan Koran Tempo, Senin (26/1), Wali Kota Bekasi Ahmad Zurfaih mengaku dalam beberapa kesempatan pertemuannya dengan Gubernur DKI Sutiyoso membicarakan kemungkinan Bekasi bergabung kembali ke DKI Jakarta.
Zurfaih mengatakan, Gubernur Sutiyoso menawarkan Bekasi masuk ke DKI. Keuntungan yang bakal diraup Bekasi, di antaranya pendapatan daerah yang mencapai Rp 3 triliun. Angka itu, berarti lima kali lipat dari anggaran Bekasi yang hanya Rp 600 miliar. Keinginan Bekasi bergabung dengan Jakarta telah menjadi wacana sejak bergulirnya otonomi daerah pada 1999.
Lis Yuliawati-Koran Tempo
|