|
Jakarta
Karyawan PT Matolindo Mengaku Dirampok Rp 178 juta
26 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta: Nasirun dan Gerry Oktavianus yang membawa uang PT Matolindo Primantara sebesar Rp 178 juta mengaku dirampok di Jalan Terogong Raya Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (26/1). Menurut Kepala Unit Reserse dan Intelijen Polsek Cilandak Iptu Subekan, keduanya dengan menggunakan mobil Suzuki Carry akan mentransfer uang ke Korea melalui Bank Pertama cabang Pondok Indah.
Siang itu, Nasirun sopir perusahaan dan Gerry Oktavianus, anggota Satpam PT Matolindo melintas di Jalan Terogong. Berdasarkan cerita Gerry, ujar Subekan, tiba-tba penjahat mengetok kaca mobil. Ketika kaca mobil dibuka, pelaku menodongkan pistolnya ke arah Gerry. Penjahat itu membuka pintu mobil dan menyuruh kedua korban tiarap, sambil bertanya dimana tas berisi uang diletakkan. Setelah menemukan, pelaku segera lari.
Keduanya lantas melapor ke Polsek Metro Cilandak. Menurut Subekan, saat ini pihaknya masih terus menyelidiki kejadian tersebut. Ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan korban terhadap peristiwa ini, Subekan menjawab, “masih digali”
Subekan mengaku heran terhadap kedua korban yang tidak berteriak minta tolong seusai perampokan. Padahal kondisi jalanan di lokasi kejadian sedang ramai. “Selain itu korban juga mengaku tidak tahu jenis senjata dan kendaraan yang digunakan pelaku. (Dewi Retno—TNR)
|