Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Polda Metro Jaya Pecat Dua Anggotanya
26 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Polda Metro Jaya melakukan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap dua orang anggotanya. Upacara pemberhentian ini berlangsung di lapangan parkir Polda Metro Jaya, Senin (26/1), dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Nanan Sukarna.

Kedua anggota Polda yang dipecat itu adalah Puji Waskito dan Denny Riswana. Puji Waskito merupakan anggota Biro Personel Polda Metro Jaya dengan pangkat terakhir Inspektur I, sedangkan Denny Riswana merupakan anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Polisi.

Pemecatan kedua anggota ini merupakan yang pertama di tahun 2004. Puji Waskito dipecat karena desersi atau tidak masuk dinas tanpa alasan yang jelas selama lebih dari tiga bulan. Sementara, Denny Riswana dipecat karena menangkap pengedar narkoba tanpa administrasi.

Parahnya, Denny melepas tersangka setelah mendapat uang tebusan. Selain itu, berdasarkan tes urine Denny positif mengkonsumsi narkoba.

Pada saat pelepasan atribut hanya Puji Waskito yang hadir, sedangkan Denny Riswana tidak hadir karena sakit. Puji Waskito sendiri pada saat pelepasan atribut berusaha untuk tegar. Diiringi hujan deras Nanan melepaskan atribut bekas anak buahnya.

Menurut Nanan, tindakan mereka mencoreng citra polisi, khususnya Polda Metro Jaya. Mereka juga telah menjatuhkan martabat kepolisian. Sebagai pengayom masyarakat mereka seharusnya memberi contoh yang baik.

Nanan menjelaskan, setelah mereka dilepas dari anggota kepolisian mereka akan kembali ke masyarakat. Diharapkan mereka bisa tetap berkarya. “Mereka diharapkan menyadari perbuatannya,” ujarnya.

Menurut Nanan, pemecatan mereka melalui sidang kode etik kepolisian. “Ini contoh bagi anggota yang lain,” ujar Nanan di hadapan sekitar 1.000 personel Polda Metro Jaya.

Dewi Retno - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Jaksa Tuduh Avi Sebagai Pengguna Narkotika
Kejahatan Narkoba Meningkat 21,66 Persen Selama 2003
Kasus Narkoba di Jakarta Meningkat 11,2 Persen
Pembawa Ekstasi Asal Belanda Diancam 15 Tahun Penjara
Kekurangan Dana, LSM Narkoba Bertumbangan

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data