Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jakarta

Bus Busway Tabrak Mobil Warga Swiss
24 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebuah sedan milik warga Swiss penyok akibat terseruduk bus busway persis di Bundaran Hotel Indonesia, Sabtu (24/1).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Tempo News Room di Direktorat Kecelakaan Lalu Lintas (Dirlantas) Markas Polda Metro Jaya, kecelakaan yang terjadi pukul 09.20 WIB itu melibatkan bus nopol B 7062 IS dengan sebuah sedan Soluna biru metalik nopol B 8136 ST. Saat itu, bus bernumpang penuh sesak itu akan meluncur ke arah Kota.

Sedan Soluna produksi tahun 2000 itu dikemudikan warga negara Swiss bernama Wuthrich Urs, seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta yang bertempat tinggal di Lippo Sudirman Grand Suite.

Menurut Eddy Siswandi, seorang petugas jaga di Dirlantas Polda Metro Jaya, kedua kendaraan yang bertubrukan itu awalnya beriringan dari arah Jalan Sudirman. Bahkan, menurut dia, kedua kendaraan itu melaju bersebelah-sebelahan, dengan posisi mobil Soluna di sebelah kiri bus.

Namun, saat berada di Bundaran HI, setelah mendahului bus dari sisi kiri, Mr. Urs membelokkan mobilnya ke arah kanan, memutar balik kendaraannya ke arah Jalan Sudirman. Tindakan yang diambil Mr. Urs dengan memotong jalur bus itu tak terelakkan lagi menimbulkan kecelakaan. Saat itu, pengemudi bus tak sempat lagi menginjak pedal rem.

Akibatnya, badan mobil sebelah kanan Soluna, tepatnya pintu mobil kanan penyok ke dalam. Selain itu, lampu sen sebelah kanan mobil pun pecah. Sedangkan bus sendiri tidak mengalami kerusakan berarti. "Hanya bempernya sedikit lecet," ucap Eddy.

Setelah kecelakaan itu, Mr. Urs pun harus berurusan dengan polisi. Oleh petugas kepolisian yang bertugas di HI Mr. Urs dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

"SIM dan STNK mobilnya kita tahan," ucap Eddy. Sedangkan bus, tetap kembali melanjutkan perjalanannya ke arah Kota.

Yandhrie Arvian - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Sutiyoso: Target Penambahan Busway, Tiga Bulan
Taufik Kiemas: Busway Proyek Ndablek Sutiyoso
Harga Tiket Busway Turun
Sopir Busway yang Kerja Sampingan Dikenai Sanksi
Taufik Kiemas Naik Busway

 
Berita jakarta Lainnya

Direksi Prudential Akan Diadukan Ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 21:53 WIB)
Warga SLTPN 56 Tetap Bertahan
(Rabu, 28/04/2004 | 19:40 WIB)
Pemda DKI Jakarta Laporkan Nurlaila ke Polisi
(Rabu, 28/04/2004 | 17:56 WIB)
RSCM Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
(Rabu, 28/04/2004 | 14:19 WIB)
Danareksa Minta Hacker KPU Selesaikan Kontrak Kerja
(Selasa, 27/04/2004 | 19:35 WIB)
Ratusan Pedagang Pasar Baru Bekasi Bingung
(Selasa, 27/04/2004 | 17:12 WIB)
Joki Three in One Modus Baru Kejahatan
(Selasa, 27/04/2004 | 17:01 WIB)
90 Persen PDAM ‘Sakit’ Akan Diprivatisasi
(Selasa, 27/04/2004 | 16:18 WIB)
500 Karyawan Prudential Unjuk Rasa di PN Pusat
(Selasa, 27/04/2004 | 15:40 WIB)
Berkas Pemalsuan KTP Gunawan Dilimpahkan
(Selasa, 27/04/2004 | 15:12 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data